• UGM
  • IT Center
  • Library
  • Journal of Psychology
  • LPPM UGM
  • UGM Mail
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Center for Indigenous and Cultural Psychology
Fakultas Psikologi, Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • Tentang CICP
    • Selayang Pandang Indigenous Psychology
    • Sambutan Direktur CICP
    • Sejarah CICP
    • Visi dan Misi
    • Staff
    • Anggota
  • Kegiatan
    • Konferensi
    • Konsentrasi Penelitian
      • Konsentrasi Penelitian 2021
      • Konsentrasi Penelitian 2020
      • Konsentrasi Penelitian 2019
    • Kegiatan Terlaksana
    • Kegiatan Rutin
      • CICP Publication Workshop
      • School of Researcher
      • THEORY BUILDING TRAINING
    • Kegiatan Mendatang
    • Magang Internal
      • Prosedur Magang Internal (UGM)
      • Rekap Magang Internal 2018
      • Rekap Magang Internal 2019
    • Magang External
      • Prosedur Magang Eksternal (Asing dan Non-UGM)
      • Alumni Magang Eksternal
  • Publikasi
    • Jurnal
    • Working Paper Series
    • Buku
    • Policy Brief CICP
    • Artikel Lain
  • Beranda
  • Pos oleh
  • hal. 2
Pos oleh :

admin

Memikirkan Kembali tentang “Budaya”: Summer Course Menyorot Polikulturalisme sebagai Jalan Inklusivitas bersama Prof. Emiko Kashima

Public Release Jumat, 25 Juli 2025

Jum’at (18/07), sesi ketiga dari rangkaian modul 1 International Summer Course CICP 2025 “Beyond Boundaries” yang diselenggarakan oleh CICP. Psikologi dan budaya kembali disorot dengan kuliah yang dibawakan oleh cendekiawan ternama Prof. Emiko Kashima dari La Trobe University. Sesi yang berjudul “What is Polyculturalism? A New Perspective for Understanding Culture and Cultural Identity” ini mengajak para peserta untuk mengeksplorasi bagaimana budaya tidak tetap, melainkan saling terhubung dan terus berkembang. read more

Memahami Psikologi Indigenous bersama Dr. Rogelia Pe-Pua: Rangkaian International Summer Course CICP

Public Release Jumat, 25 Juli 2025

Kamis (17/07), Dr. Rogelia Pe-Pua (University of New South Wales) menjadi narasumber di summer course CICP 2025. Dalam presentasinya yang berjudul “Tracing the Trajectory of Indigenous Psychology: A Reflective Dialogue on Knowledge, Method, and Identity”, Dr. Pe-Pua menyoroti kontribusi penting Sikolohiyang Pilipino atau Psikologi Filipina dalam membangun fondasi psikologi yang kontekstual dan berbasis budaya. Ia menegaskan bahwa pendekatan psikologi yang relevan harus berakar pada pengalaman hidup, nilai-nilai, dan cara berpikir masyarakat lokal—bukan sekadar menerapkan teori Barat secara universal. read more

Bersama Prof. Jaan Valsiner dan Assoc. Prof. Giuseppina Marsico: Summer Course CICP Mengulik Pemaknaan Pengalaman Manusia dalam Psikologi dan Budaya

Public Release Jumat, 25 Juli 2025

Rabu (16/7), telah dilaksanakan rangkaian perkuliahan pertama International Summer Course CICP 2025. Topik yang dibahas dalam perkuliahan ini adalah “Dynamic Nature of Psychological Phenomena: Where Cultural Psychology Solves the Main Problem of General Psychology”. Perkuliahan ini menghadirkan Prof. Jaan Valsiner (Aalborg University) and Assoc. Prof. Giuseppina Marsico (the University of Salerno) sebagai narasumber. Valsiner dan Marsico menyoroti kekeliruan mendasar dalam tradisi psikologi umum yang cenderung mengabaikan peran sentral semiosis, yakni proses penciptaan dan pemaknaan pengalaman.  read more

Pembukaan Kegiatan International Summer Course CICP 2025: Reflecting on 15 Years of Indigenous and Cultural Psychology

Public Release Jumat, 25 Juli 2025

Yogyakarta, 14 Juli 2025 — Centre for Indigenous and Cultural Psychology (CICP), Fakultas Psikologi, Universitas Gadjah Mada, secara resmi membuka rangkaian International Summer Course tahun 2025 bertema “Beyond Boundaries: Reflection and Forward Looking into Psychology and Culture“. Kegiatan yang diselenggarakan secara daring ini menandai peringatan 15 tahun perjalanan CICP dalam mengembangkan dan memperkuat pendekatan psikologi indigenous dan budaya di Indonesia dan negara-negara berkembang. read more

Wina Aulia Presentasikan Model Kedekatan Pertemanan di Konferensi AASP 2025

Public Release Kamis, 24 Juli 2025

Wina Aulia, lulusan program magister Psikologi Universitas Gadjah Mada sekaligus asisten peneliti di Center for Indigenous and Cultural Psychology, Fakultas Psikologi UGM, mempresentasikan penelitiannya dalam konferensi Asian Association of Social Psychology (AASP) 2025 yang diselenggarakan di Monash University Malaysia pada 10–12 Juli 2025. read more

Angkringan #24: Menakar Resiliensi Kolektif Masyarakat terhadap Bencana Iklim dari Perspektif Psikologi Budaya

AngkringanKegiatan yang telah dilaksanakan Selasa, 22 Juli 2025

Yogyakarta, 7 Juli 2025 — Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) Fakultas Psikologi UGM kembali menggelar seri diskusi “Angkringan” yang ke-24 sebagai bagian dari rangkaian Pre-Summer Course Event. Diskusi kali ini mengangkat tema “Resiliensi Kolektif Masyarakat Terdampak Bencana Iklim” yang dibawakan oleh Dr. Moh. Abdul Hakim dari Universitas Sebelas Maret, dengan Faiqal Dima Hanif, Asisten Peneliti CICP, sebagai moderator. read more

Pre-Summer Course event: Angkringan #23 tentang “Exploration of Ethnic Identity and the Meaning of Moke”

AngkringanKegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Senin, 30 Juni 2025

Kamis (26/06) lalu, Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) UGM menyelenggarakan “Angkringan” ke-23 bertajuk “Exploration of Ethnic Identity and the Meaning of Moke”. Angkringan kali ini merupakan serial dari rangkaian pre-Summer Course 2025. CICP menghadirkan narasumber yang merupakan peneliti mengenai ‘Moke’, yaitu Dr. Indra Yohanes Kiling dan Gracia Ida, dimoderatori oleh Asisten CICP Della Rovita Ndoen. read more

International Summer Course

Public Release Selasa, 10 Juni 2025

2025

Beyond Boundaries: Reflection and Forward Looking Into Psychology and Culture

An International Summer Course by Center for Indigenous and Cultural Psychology, Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Course Overview

This summer course aims to initiate discussions on Psychology and Culture, which continue to evolve. It will encourage a deeper understanding of psychology and culture by acknowledging diverse perspectives and the work of experts in related fields. This summer course holds special significance as it coincides with the 15th anniversary of the Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP), Faculty of Psychology UGM. Thus, we will start our journey with reflection of the contribution of CICP in the evolving discourse of psychology and culture. Following that, the summer course will re-examine culture as a dynamic process within the context of psychology while generating new perspectives and insights on current research methods, quantitative, qualitative, and mixed methods, as a response to the rapidly changing world. Additionally, it seeks to explore current research themes in psychology and culture. Finally, the summer course will invite participants to envision the future direction and potential developments in this field, encouraging collaborative discussion and critical thinking. read more

Lusiana Yashinta Bahas Identitas Muslimah Muda dalam Era Mobilitas Global di Simposium Internasional

Public Release Selasa, 3 Juni 2025

Yogyakarta, 9 Mei 2025 – Lusiana Yashinta Ellysa Putri, M.Sc., Research Associate dari Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, mempresentasikan penelitiannya secara daring dalam simposium internasional Influencers and Gender Politics in South East Asia yang diselenggarakan oleh The Influencer Ethnography Research Lab (IERLab). read more

Angkringan #22 dengan tajuk “Rasa dalam Tradisi Jawa: Penghayatan, Psikologi, dan Jiwa”

AngkringanKegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Selasa, 3 Juni 2025

Yogyakarta, 28 Mei 2025 — Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) UGM kembali menggelar seri diskusi “Angkringan”, kali ini memasuki edisi ke-22 dengan tajuk “Rasa dalam Tradisi Jawa: Penghayatan, Psikologi, dan Jiwa.” Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pre-Summer Course 2025 yang diselenggarakan secara hybrid di ruang A-203 dan via Zoom. Hadir sebagai tamu utama, Ryan Sugiarto, mahasiswa program doktor Ilmu Psikologi UGM, dan Nurdiyanto, research associate CICP selaku among tamu. read more

Jumatan CICP: Langkah demi Langkah Analisis Data Kualitatif

Kegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Selasa, 3 Juni 2025

Yogyakarta, 23 Mei 2025 – Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) Fakultas Psikologi UGM kembali menggelar kegiatan rutin “Jumatan CICP” yang kali ini mengangkat topik “Langkah demi Langkah Analisis Data Kualitatif.” Acara ini berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB di ruang CICP.  Kegiatan ini difasilitasi oleh F. A. Nurdiyanto, Research Associate di CICP. read more

Angkringan 21: Kuasa dalam Relasi Pertemanan Santri

AngkringanKegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Kamis, 15 Mei 2025

Yogyakarta, 25 April 2025 – Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) Fakultas Psikologi UGM sukses menyelenggarakan diskusi rutin Angkringan #22 dengan tema “Kuasa dalam Relasi Pertemanan Santri” pada Jumat (25/4) secara daring melalui Zoom Meeting. read more

CICP Exchange Forum: Resiliensi Psikologis dan Dinamika Sosial di Tengah Krisis

AngkringanKegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Kamis, 15 Mei 2025

Yogyakarta, 10 April 2025 – Center of Indigenous and Cultural Psychology (CICP) bersamai Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan CICP Exchange Forum: Cross-Cultural International Research pada Senin, 10 April 2025 pukul 10.00–11.30 WIB. Forum ini dilaksanakan secara hybrid, bertempat di Fakultas Psikologi UGM dan melalui platform Zoom, serta menghadirkan dua dosen tamu yang ahli dalam isu psikologi lintas budaya dan kemanusiaan. read more

Jum’atan CICP: Berkenalan dengan Critical Discourse Analysis

Public Release Sabtu, 15 Maret 2025

Jum’at, 14 Maret 2025 – Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) mengadakan kegiatan Jum’atan yang dikhususkan untuk internal CICP. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jum’at (14/03) pukul 09.00 hingga 11.00 WIB di Kantor CICP, Lantai 5 Gedung D, Fakultas Psikologi, Universitas Gadjah Mada. Jum’atan kali ini membahas topik mengenai Analisis Wacana Kritis atau Critical Discourse Analysis (CDA). CICP menghadirkan Lusiana Yashinta, M.Sc., Research Associate CICP, sebagai fasilitator. Lusi telah melakukan beberapa analisis CDA dalam perjalanan risetnya. read more

School of Researcher 2025: Bagian 5 – Photovoice Dalam Penelitian Psikologi

Kegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Jumat, 14 Maret 2025

Minggu, 9 Maret 2025 – Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) telah sukses melaksanakan sesi kelima dalam rangkaian School of Researcher (SoR) 2025. Sesi ini mengangkat tema “Photovoice dalam Penelitian Psikologi”, dengan menghadirkan Elga Andriana, S.Psi., M.Ed., Ph.D. sebagai pembicara utama. read more

School of Researcher 2025: Bagian 4 – Analisis Koding

Kegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Jumat, 14 Maret 2025

Sabtu, 8 Maret 2025 – Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) telah sukses melaksanakan sesi keempat dalam rangkaian School of Researcher (SoR) 2025. Sesi ini mengangkat tema “Analisis Koding”, dengan menghadirkan Ibu Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph.D. sebagai pembicara utama. read more

School of Researcher 2025: Bagian III-Kepenulisan Manuskrip Kualitatif

Public Release Senin, 10 Maret 2025

Jum’at (07/03) Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) menyelenggarakan School of Researcher (SOR) bagian ketiga tentang “Kepenulisan Manuskrip Kualitatif”. SOR ini khusus bagi seluruh asisten peneliti CICP untuk memberikan pemahaman dan gambaran mengenai strategi penulisan kualitatif. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jum’at (07/03), pukul 13.00-17.00 WIB, dilaksanakan secara hibrida yaitu, daring melalui Zoom Meeting dan tatap muka di Ruang D404 Gedung Psikologi, Universitas Gadjah Mada. read more

Angkringan #19: “People of The Barracks”: Meta-Beliefs of a migrant community in West Kalimantan, Indonesia

AngkringanPublic Release Senin, 3 Maret 2025

Yogyakarta, 28 Februari 2025 – Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menggelar kegiatan “Angkringan CICP” dengan tema “People of The Barracks”: Meta-Beliefs of a migrant community in West Kalimantan, Indonesia. Ini adalah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Wenty Marina Minza, dengan Lintang sebagai asisten yang membantu dalam proses penelitian. Acara ini berlangsung secara daring, mulai pukul 15.30 hingga 16.30 WIB.  read more

School of Researcher 2025: Bagian 2 – Pengenalan Penelitian Big Data

Public Release Senin, 3 Maret 2025

Minggu (23/02), Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) menyelenggarakan School of Researcher (SOR) bagian kedua tentang “Dasar-dasar Penelitian Big Data: Pengenalan Analisis Media Sosial”. SOR diperuntukan khusus bagi seluruh internal dan calon asisten peneliti CICP. Kegiatan ini berlangsung pada hari Minggu (23/02), pukul 08.00-12.00, yang dilaksanakan secara hibrida, daring melalui Zoom Meeting dan tatap muka di Ruang D404 Gedung Psikologi, Universitas Gadjah Mada. read more

School of Researcher 2025: Bagian 1 – Scoping Review

Public Release Senin, 3 Maret 2025

Yogyakarta, 22 Februari 2025 – Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menggelar kegiatan rutin “School of Researcher 2025”. SoR 2025 ini akan berlangsung selama 5 bagian dan dibuka khusus bagi calon-calon peneliti CICP. Tiap sesi akan berupa materi yang berbeda dan mengundang tamu pembicara yang ahli dalam bidangnya. Rangkaian acara ini dilaksanakan sejak 22 Februari hingga 9 Maret 2025 dan dilakukan secara luring (offline) di Fakultas Psikologi UGM. read more

CICP telah menyelenggarakan Angkringan #18: “Young Men Navigating Pathways to Livelihood in Resettlements of West Kalimantan, Indonesia”

Public Release Jumat, 21 Februari 2025

Jum’at (14/02) Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) mengadakan Angkringan kedelapan belas dengan tema “Young Men Navigating Pathways to Livelihood in Resettlements of West Kalimantan, Indonesia”. Topik ini diulas bersama tamu super, Lana Savira Kusuma Dewi, Asisten Peneliti CICP, dan moderator, Wina Aulia. read more

Telah Berlangung Angkringan CICP #17: Stigma, Support, and Ideation About Suicide in Indonesian Twitter

Public Release Jumat, 14 Februari 2025

Kamis (30/01) Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) mengadakan Angkringan ketujuh belas dengan tema “Stigma, Support, and Ideation About Suicide in Indonesian Twitter”. Topik ini diulas bersama tamu super, Mas Afrizal Hasbi Azizy, CICP Researcher, dan moderator, Faiqal Dima Hanif. read more

Jumatan CICP: Menyingkap Diri dalam Penelitian Kualitatif

AngkringanKegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Kamis, 13 Februari 2025

Yogyakarta, 7 Februari 2025 – Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menggelar kegiatan “Jumatan CICP” dengan tema Menyingkap Diri: Refleksivitas dalam Penelitian Kualitatif. Acara ini berlangsung di CICP, Fakultas Psikologi UGM, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini menghadirkan F. A. Nurdiyanto sebagai fasilitator, yang membahas pentingnya refleksivitas dalam penelitian kualitatif. Refleksivitas merupakan aspek krusial dalam penelitian sosial, khususnya dalam memahami bagaimana posisi dan pengalaman peneliti dapat memengaruhi hasil penelitian. read more

Angkringan #16 Bahas Psikologi Siber dan Reaksi Warganet terhadap Kasus Mas Bechi

AngkringanPublic ReleaseSustainable Development Goals Kamis, 30 Januari 2025

Yogyakarta, 24 Januari 2025 – Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) kembali mengadakan diskusi dalam rangkaian Angkringan ke-16 dengan tema “Psikologi Siber: Reaksi Warganet terhadap Kasus Mas Bechi.” Acara ini menghadirkan Tamu Super, Faiqal Dima Hanif, Asisten Peneliti CICP, serta moderator, Amr Yazid Pikoli. read more

“KABAR GEMBIRA!”: CICP Membuka Rekrutmen Anggota periode 2025

Public Release Rabu, 29 Januari 2025

Halo Sobat Kultur! 👋🏻

CICP kembali membuka kesempatan bagi teman-teman Fakultas Psikologi UGM yang ingin menjadi bagian dari unit kami sebagai Intern.

Beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pendaftaran, yaitu:

  1. Mahasiswa S1 Psikologi UGM minimal semester 4 atau Mahasiswa S2 Psikologi UGM minimal semester 2
  2. Memiliki minat dan komitmen kuat pada penelitian
  3. Menguasai dasar-dasar metode penelitian
  4. Menguasai dasar penggunaan Microsoft Word, Canva, dan/atau WordPress menjadi nilai tambah

Deskripsi Tugas Umum: read more

“Menuju Psikologi Nusantara”: CICP Menyelenggarakan Rapat Besar Periode 2025

Public Release Rabu, 29 Januari 2025

Jum’at (24/01), Pusat Studi Psikologi Indijinus dan Budaya (CICP) menyelenggarakan rapat besar untuk periode 2025. Rapat diselenggarakan secara hibrida, daring melalui Zoom Meeting dan tatap muka di ruangan A-215 Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Seluruh internal CICP menghadiri rapat dan berpartisipasi aktif pada diskusi perencanaan kegiatan CICP selama tahun 2025 mendatang. Beberapa hal yang dibahas, yaitu: persiapan rekrutmen untuk calon internal CICP baru, sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP), sosialisasi roadmap kegiatan mendatang, serta evaluasi kegiatan pada tahun sebelumnya. read more

Cross Cultural Psychopathology: East and West Perspectives” Sukses Diselenggarakan di Fakultas Psikologi UGM

Public Release Kamis, 12 Desember 2024

Yogyakarta, 5 November 2024 – Program Studi Doktor Ilmu Psikologi, Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) dan Center for Public Mental Health (CPMH) sukses menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Cross Cultural Psychopathology: East and West Perspectives”. Acara yang berlangsung di Ruang A-203 Fakultas Psikologi UGM. read more

Peneliti CICP Meneliti Isu Kohesi Sosial pada Pengungsi Rohingya di Aceh

Public Release Senin, 2 Desember 2024

Peneliti CICP berhasil lolos dana penelitian di International Joint Research Academy (IJRA) UGM dengan sub Pengembangan Kolaborasi Riset Internasional melalui flagship UGM Ketangguhan Sosial Budaya Masyarakat. Penelitian ini diketuai oleh Pradytia Putri Pertiwi, Ph.D melakukan studi preliminari dengan judul Vulnerability and Social Cohesion in Shared Spaces: A Cross-Country Analysis of Forcibly Displaced Rohingyas in Bangladesh and Indonesia. Penelitian ini sesuai dengan target Sustainable Development Goals (SDG) 10 : Reduced Inqualities dan SDG 16 : Peace, Justice and Strong Institution. Penelitian ini berkolaborasi dengan Randy Wirasta Nandyatama, SIP, M.Sc., Ph.D dari Fakultas Imu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM, Dr. Marta Mawarpury dari Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Prof. Dennis Dijkzeul dan Dr. Abu Faisal Md. Khaled dari Institute for International Law for Peace and Conflict – IFHV, Ruhr-University Bochum Germany. read more

Angkringan ke 15 CICP “Psikologi Kebencanaan dan Krisis: Intervensi Psikososial Pengungsi Rohingya di Aceh dan Temuan Awal Riset Kohesi Sosial”

Public Release Senin, 2 Desember 2024

Jum’at (29/11) lalu, Pusat Studi Psikologi Indijinus dan Budaya (CICP) telah menyelenggarakan Angkringan kelima belas berkolaborasi dengan prodi S1 Psikologi pada mata kuliah Psikologi Kebencanaan dan Krisis. Intervensi Psikososial Pengungsi Rohingya di Aceh dan Temuan Awal riset Kohesi Sosial adalah tema yang disajikan pada angkringan di penghujung November tersebut. Dilaksanakan secara daring, Angkringan CICP kali ini mengundang dua tamu spesial, yaitu Bang Al Fadhil (Direktur Yayasan Geutanyoe, Aceh) dan Kak Duma Hardiana Manurung (Asisten Peneliti CICP). Sesi Angkringan ini diawali dengan sambutan Direktur CICP, Ibu Pradytia Putri Pertiwi, Ph.D. Kemudian dilanjutkan oleh Mbak Fadhilah Sofiyana sebagai moderator sesi penyampaian materi dan diskusi. Angkringan dihadiri oleh Mahasiswa S1 Universitas Gadjah Mada, Anggota CICP, Tim Yayasan Geutanyoe dan peserta lainnya yang tertarik mengenai isu Pengungsi Rohingya.  read more

Kursus Intensif Metode Penelitian Kualitatif: Seri 1 – Pengantar dan Paradigma

Public Release Senin, 2 Desember 2024

Yogyakarta, 18 November 2024 – Program Kursus Intensif Metode Penelitian Kualitatif yang diselenggarakan oleh Doktor Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Center for Indigineous and Cultural Psychology (CICP) resmi dimulai pada 18 November 2024. Kursus ini diikuti oleh mahasiswa doktoral Psikologi UGM, mahasiswa dan dosen dari berbagai universitas, dan peneliti yang memiliki ketertarikan dalam penelitian kualitatif. Ibu Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph.D selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Kerja sama Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, Indonesia, membuka kegiatan ini secara resmi.  read more

Angkringan 14: Breaking Barriers of Disability and Mental Health

AngkringanKegiatan yang telah dilaksanakanPublic ReleaseSustainable Development Goals Senin, 2 Desember 2024

Pada hari Rabu, 20 November 2024, Pusat Studi Psikologi Indijinus dan Budaya (CICP) kembali mengadakan Angkringan ke-14 secara hybrid bertajuk “Angkringan 14 – Breaking Barriers of Disability and Mental Health: Learning from Indonesian Deaf Communities.” Sesi yang penuh wawasan ini mengangkat tantangan kesehatan mental yang dihadapi oleh komunitas Tuli dan berbagi perspektif berharga tentang cara mengatasi hambatan terkait disabilitas dan kesehatan mental. read more

Telah berlangsung “Workshop Penulisan Publikasi: Konsinyasi ke 2 Penulisan Manuskrip CICP 2024”

Public Release Kamis, 28 November 2024

(22/11) Pusat Studi Psikologi Indijinus dan Budaya (CICP) telah melaksanakan Workshop Penulisan Publikasi: Konsinyasi ke 2 Penulisan Manuskrip. Konsinyasi tersebut dilaksanakan selama dua hari (21-22 November 2024) pada pukul 08.00 hingga 17.00 WIB di Artotel Yogyakarta. read more

Perawat Tangguh Bencana: Kolaborasi Penelitian CICP dan Poltekkes Kemenkes Mamuju

Kegiatan yang telah dilaksanakan Kamis, 31 Oktober 2024

Indonesia memiliki letak geografis yang meningkatkan kerentanan terhadap bencana alam, termasuk Kabupaten Mamuju di Sulawesi Barat yang juga masuk pada wilayah dengan resiko tinggi bencana (BNPB, 2O23). Serangkaian gempa yang diingat oleh masyarakat setempat terjadi pada tanggal 15 Januari 2021 dengan kekuatan 6,2 skala richter yang kemudian mengakibatkan kerusakan parah di Kabupaten Majene dan Mamuju. read more

Dari Pagar ke Profil: Relasi Tetangga dan Teman dalam Era Digital

Public Release Kamis, 31 Oktober 2024

Prof. Dr. Faturochman, M.A. (ketua peneliti) dan Dr. Wenty Marina Minza, M.A. (anggota peneliti) dari Center for Indigenous & Cultural Psychology (CICP) Fakultas Psikologi UGM melaksanakan penelitian dalam upaya untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDG). Penelitian ini dilakukan untuk memenuhi poin SDG kesebelas, yakni membuat perkotaan dan permukiman manusia menjadi inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan. read more

CICP mengadakan Workshop Penulisan Publikasi: Konsinyasi 1 Penulisan Manuskrip tahun 2024

Public Release Kamis, 31 Oktober 2024

(28/10) Pusat Studi Psikologi Indijinus dan Budaya (CICP) menyelenggarakan Workshop Penulisan Publikasi: Konsinyasi 1 Penulisan Manuskrip. Konsinyasi tersebut dilaksanakan selama dua hari (28-29 Oktober 2024) pada pukul 08.00 hingga 17.00 WIB di Hotel Sagan Heritage. read more

Telah berlangsung Angkringan CICP ke 13 tentang Kesehatan Jiwa Masyarakat: Perspektif Konsumen dan Aksi Komunitas

Public Release Kamis, 31 Oktober 2024

Pada Jum’at (18/10), Pusat Studi Psikologi Indijinus dan Budaya (CICP) menyelenggarakan Angkringan ketiga belas dengan topik “Kesehatan Jiwa Masyarakat: Perspektif Konsumen dan Aksi Komunitas”. Angkringan kali ini dilaksanakan secara hibrida, daring melalui platform Zoom dan tatap muka di Ruang D-506 Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Angkringan yang membahas kesehatan mental masyarakat dengan integrasi budaya dan komunitas ini menghadirkan dua narasumber yang ahli di bidangnya.  read more

Eksklusif Internal CICP: Jumatan CICP tentang “Diseminasi Hasil Penelitian Angkringan sebagai Ruang Komunal dan Interaksi Sosial”

Public Release Kamis, 31 Oktober 2024

Pada Jum’at (4/10), Pusat Studi Psikologi Indijinus dan Budaya (CICP) mengadakan kegiatan Jumatan CICP yang membahas mengenai “Diseminasi Hasil Penelitian Angkringan sebagai Ruang Komunal dan Interaksi Sosial”. Jumatan kali ini disampaikan oleh Faiqal Dima Hanif yang merupakan salah satu Asisten Peneliti CICP yang menjadi perwakilan dari tim penelitian. Jumatan bersifat eksklusif karena dihadiri oleh internal CICP sebagai ruang diskusi dan pengayaan pengetahuan riset bagi asisten peneliti CICP. Sesi tanya jawab digunakan sebagai ruang diskusi dan pemberian masukan untuk penelitian yang sedang dibahas. read more

CICP dan CLSD Sukses Gelar Student-Led Conference: Puncak Penutupan International Summer Course 2024

Kegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Selasa, 15 Oktober 2024

Yogyakarta, 14 Oktober 2024 – Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menggelar Student-Led Conference sebagai penutup rangkaian International Summer Course yang diselenggarakan oleh Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) dan Center for Life-Span Development (CLSD). Program bertema “Cultural Dynamics and Life-Span Development: Research Approaches and Practical Interventions” ini telah berlangsung selama hampir satu bulan, dari 17 September hingga 14 Oktober 2024, dengan menghadirkan narasumber dari berbagai universitas internasional terkemuka. Diantaranya Prof. Jaan Valsiner dari Aalborg University, Associate Prof. Giuseppina Marsico dari The University of Salerno, Prof. Emiko Kashima dari La Trobe University, Prof. Peter van Euwijk dari Univeristy of Basel, Dr. Andrian Liem dari Monash University Malaysia, Dr. Jessica Navaro dari Elon University, Dr. Yuni Hastutiningsih dari BKKBN DIY, Dr. Roy Huijmans dari Institute of Social Studies, Erasmus University Rotterdam, Dr. Elisabeth Schröder-Butterfill dari University of Southampton, Surya Sahetapy dari Rochester Institute of Technology, dan Dr. Elga Andriana, Prof. Faturochman, Ryan Sugiarto, Dr. Sutarimah Ampuni yang berasal dari Universitas Gadjah Mada. read more

Angkringan CICP 12: Psikologi Lingkungan “Budaya dalam Perubahan Iklim Global”

Public Release Selasa, 15 Oktober 2024

Pada Jum’at (4/10) Pusat Studi Psikologi Indijinus dan Budaya (CICP) kembali menggelar acara Angkringan CICP, yang kali ini merupakan sesi kedua belas dengan tema “Psikologi Lingkungan: Budaya dalam Perubahan Iklim Global”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dari pukul 15.30 hingga 17.00, dihadiri oleh pegiat ilmu yang menunjukkan minat besar pada topik psikologi nusantara khususnya psikologi lingkungan dan budaya. read more

International Seminar: Issues in Knowledge Construction and Forms of Resistance

Public Release Selasa, 8 Oktober 2024

(17/9) Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) bersama Center for Life-Span Development (CLSD) menyelenggarakan seminar internasional dengan tema “Issues in Knowledge Construction and Forms of Resistance” untuk Mahasiswa (S1, S2, dan S3) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Seminar dilaksanakan secara luring di Gedung A Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada pukul 13.00 – 15.00 WIB. Topik yang menarik ini dibahas dan didiskusikan secara mendalam bersama dua narasumber yang ahli di bidangnya. Narasumber tersebut adalah Raffaele Modugno (Mahasiswa Doktoral, Universitas Salerno Italia) dan Olivia Hardiwirawan (Mahasiswa Doktoral, Universitas Gadjah Mada). read more

Workshop: A Guide to Achieving Publication in Reputable Journals dan Psychological Research in Friendship and Neighborhood Relations

Public Release Selasa, 8 Oktober 2024

International Summer Course 2024 yang merupakan kolaborasi antara Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) dan Center for Life-Span Development (CLSD) yang telah diselenggarakan pada tanggal 17 September 2024 dan akan berakhir pada 18 Oktober 2024. Summer Course yang bertemakan “Cultural Dynamics and Life-Span Development: Research Approaches and Practical Interventions” dilaksanakan secara luring dan daring. read more

Opening Ceremony: International Summer Course 2024 Kolaborasi CICPxCLSD

Public Release Selasa, 8 Oktober 2024

International Summer Course 2024 yang merupakan kolaborasi antara Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) dan Center for Life-Span Development (CLSD) yang telah diselenggarakan pada tanggal 17 September 2024 dan akan berakhir pada 18 Oktober 2024. Summer Course yang bertemakan “Cultural Dynamics and Life-Span Development: Research Approaches and Practical Interventions” dilaksanakan secara luring dan daring. read more

Angkringan CICP 11: Narasi Kecantikan Nusantara sebagai Gerakan Feminisme Poskolonial

Public Release Jumat, 6 September 2024

Pada Jumat (30/8), Pusat Studi Psikologi Indijinus dan Budaya (CICP) kembali menggelar acara Angkringan CICP, yang kali ini merupakan sesi kesebelas dengan tema “Narasi Kecantikan Nusantara sebagai Gerakan Feminisme Poskolonial”. Acara ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dari pukul 15.30 hingga 17.00, dihadiri oleh pegiat ilmu yang menunjukkan minat besar pada topik psikologi nusantara. read more

INTERNATIONAL SUMMER COURSE

Public Release Jumat, 6 September 2024

Cultural Dynamics and Life-Span Development:
Research Approaches and Practical Interventions

Collaborating with Indonesian and global experts, CICP & CLSD Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada officially presents Cultural Dynamics and Life-Span Development: Research Approaches and Practical Intervention.

[📝 PROGRAM]
16 lecture sessions (4 modules) present the latest advances in community research and intervention from a psychological and multidisciplinary perspective. read more

Angkringan CICP 10: Mengungkap Narasi Sejarah Makassar-Marege Dalam Hubungan Indonesia – Australia

Public Release Jumat, 6 September 2024

Bertepatan dengan menyongsong Hari Raya Kemerdekaan Indonesia yang ke-79, Pusat Studi Psikologi Indijinus dan Budaya (CICP), kembali melaksanakan acara Angkringan CICP pada, Jumat, (16/4), yang merupakan sesi kesepuluh dengan tema “Dekolonisasi dalam Narasi Hubungan Makassar-Marege di Indonesia dan Australia”. Acara ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dari pukul 15.30 hingga 17.00, dihadiri oleh berbagai kalangan peserta, mulai dari mahasiswa, dosen serta peserta yang tertarik dengan hubungan Makassar-Marege. read more

CICP Mengikuti Temu Ilmiah Nasional Ikatan Psikologi Sosial XIII 2024

Public Release Kamis, 5 September 2024

(22/08) Center for Indigeneous and Cultural Psychology (CICP) mengikuti kegiatan Temu Ilmiah Nasional (TEMILNAS) yang diselenggarakan Ikatan Psikologi Sosial (IPS) dengan tema Social Psychology: Current and Future Trends. Temilnas XIII berlangsung selama dua hari, yaitu pada pada tanggal 21 hingga 22 Agustus 2024 di Universitas Jenderal Achmad Yani, Cimahi, Jawa Barat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh mahasiswa dan akademisi dari berbagai kampus yang ada di Indonesia. Sebanyak lima orang asisten riset CICP berpartisipasi sebagai presenter dalam “call for abstract”. Rincian mengenai presentasi dapat dilihat disini. read more

Angkringan CICP 9: Psikologi Nusantara dan Kawruh Jiwa Ki Ageng Suryamentaram

Public Release Senin, 5 Agustus 2024

Pada Jumat, 26 Juli 2024, Pusat Studi Psikologi Indijinus dan Budaya (CICP) kembali menggelar acara Angkringan CICP, yang kali ini merupakan sesi kesepuluh dari rangkaian diskusi bertema “Psikologi Nusantara, Sudah Sampai Mana?” Acara ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dari pukul 15.00 hingga 17.00, dihadiri oleh 78 peserta, termasuk pelajar sekolah menengah yang menunjukkan minat besar pada topik psikologi nusantara. read more

Angkringan CICP 8: Upaya Menemukenali Psikologi Nusantara

Public Release Senin, 5 Agustus 2024

Jumat, 12 Juli 2024, Pusat Studi Psikologi Indijinus dan Budaya (CICP) sukses menggelar Angkringan CICP ke-8 dengan tema “Menemukenali Psikologi Nusantara.” Acara yang diadakan secara daring melalui platform Zoom ini menampilkan Olivia Hardiwirawan sebagai pembicara utama. Acara dimulai pada pukul 15.30 dan berlangsung hingga 17.00, menarik antusiasme dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, dosen, peneliti, serta individu yang penasaran dengan kajian psikologi nusantara. read more

Dari Penelitian ke Kebijakan: Workshop Penyusunan Policy Brief CICP 2024

Public Release Kamis, 1 Agustus 2024

CICP mengadakan workshop untuk umum tentang penyusunan policy brief selama dua hari pada 29-30 Juli 2024 pada pukul 08.00-12.15 WIB.

Hari pertama, penyampaian materi oleh Dr. Diana Setiyawati. Pemateri menyampaikan mengenai pengenalan policy brief kepada peserta, contoh-contoh policy brief, langkah-langkah penyusunan policy brief, strategi melakukan audiensi policy brief pada stakeholder, dan diakhiri dengan membuat tulisan singkat mengenai policy brief berdasarkan tiap-tiap poin sesuai format yang telah disediakan. Pemateri memberikan feedback pada beberapa tulisan untuk perbaikan policy brief yang telah dibuat oleh peserta sebelum kegiatan. read more

Seventh Angkringan: Ready to Face Disasters

Angkringan Kamis, 4 Juli 2024

CICP held its seventh Angkringan on June 28, 2024. This special session featured two distinguished speakers presenting on disaster-related topics. Nevi Kurnia Arianti delivered a talk on Psychosocial Support for Disaster Volunteers, accompanied by Intan Dewi Kumala who discussed Women and Disaster Resilience. Both speakers are PhD candidates in Psychology at UGM. The session was moderated by the dynamic Duma Marunung, a member of the CICP research team on disability and disaster. read more

Social Cheating: An Exciting Topic at CICP’s Angkringan 6

Angkringan Kamis, 4 Juli 2024

Angkringan, a forum for discussing research, has reached its sixth episode this June. Held on June 14, 2024, from 3:30 PM to 5:00 PM and moderated by Dea Siti Hafsha, a CICP research intern, this session delved into the topic of social cheating behavior, featuring two exceptional speakers with extensive research experience on cheating. This theme aligns with Sustainable Development Goals (SDGs) goal 16, which focuses on promoting peaceful and inclusive societies, ensuring access to justice, and building effective, accountable institutions. read more

CICP’s Angkringan is Now on Episode 5! Discussing Diversity: Threat or Blessing?

Angkringan Kamis, 4 Juli 2024

The fifth Angkringan episode brought a fresh perspective by featuring two outstanding speakers. Luluk Syahrul Kamal, as the first speaker, presented the topic Religiosity: Symbolic Threats Bridging Fanaticism to Prejudice. Equally captivating, Ika Hana Pertiwi shared her research findings on Interreligious Harmony. This theme aligns with the Sustainable Development Goals (SDGs) goal 16, which focuses on promoting peaceful and inclusive societies, providing access to justice for all, and building effective, accountable, and inclusive institutions. read more

CICP Mengadakan School of Researcher untuk Calon Asisten Peneliti

Public Release Kamis, 4 Juli 2024

Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) mengadakan School of Researcher (SOR) bertajuk Method Matters: Building Capacity for Cutting-Edge Research. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih calon asisten peneliti CICP sebelum berkecimpung langsung pada penelitian yang sudah dan yang akan berjalan di CICP. Dalam rangka mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin ke-4 mengenai Pendidikan Berkualitas, program ini berfokus pada peningkatan keterampilan dan kapasitas para peneliti muda agar mampu menghasilkan penelitian yang inovatif dan berkualitas tinggi. read more

Angkringan 4 CICP: International Research Dissemination: Disability, Preparedness, and Social Relation

Public Release Kamis, 4 Juli 2024

Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) – Universitas Gadjah Mada along with the Nossal Institute – University of Melbourne, Difabel Siaga Bencana (Difagana), and Global Disaster Preparedness Center (GDPC) collaborate to held the International Research Dissemination: Disability, Preparedness, and Social Relation and “Gethok Tular” Photo Exhibition on May 16, 2024 that is held both offline and online in D-Hall Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada and via Zoom meeting. This international research dissemination consists of the presentation of findings, programme explanation, dissemination of POP-IDEAS (Perspectives of Persons with Disabilities on Inclusivity and Actionability of Disaster Early Warning System) early findings, experience reflection, responder session, and followed by a question and answer session.  read more

CICP Held the 3rd Angkringan, Discussing Communal Sharing as the Foundation for Youth Solidarity Actions

Public Release Kamis, 4 Juli 2024

The Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) at Gadjah Mada University held the 3rd Angkringan Workshop titled “Communal Sharing as the Foundation for Youth Solidarity Actions” on Wednesday, May 8, 2024. The workshop featured speaker Melani Jayanti, M.A., a member of the Pesantren Research Group, to present research findings and interesting discoveries related to the process of forming solidarity within youth organizations and the dynamics of intragroup relations within them. read more

CICP Held Second Angkringan: Indigenous and Cultural Psychology in the Study of Interethnic Integration in Indonesia

AngkringanSustainable Development Goals Kamis, 4 Juli 2024

On March 26, 2024, the Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) successfully held its second angkringan event with the theme “Indigenous and Cultural Psychology in the Study of Interethnic Integration in Indonesia.” The event took place in room C-103 and was also broadcast online via Zoom, attracting 50 participants in person and 130 participants online. The event started at 14:45 and continued until 19:00, featuring rich discussions and a shared iftar that added warmth to the atmosphere. This angkringan was special because it featured two renowned speakers in their respective fields. read more

Angkringan 1 CICP: A Home to Return to, How the Maiyah Community Nurtures Common In-group Identity

Angkringan Kamis, 4 Juli 2024

On Friday, March 1, 2024, the Center for Intergroup Conflict and Peace (CICP) held Angkringan 1 with the main theme “A Home to Return to, How the Maiyah Community Nurtures Common In-group Identity.” Angkringan is a regular CICP event aimed at discussing research findings from CICP members in a relaxed, friendly, and open atmosphere for everyone. read more

Factors influencing trust of teachers among students

Journal Articles Jumat, 4 Februari 2022

ABSTRACT. In Indonesia, Ki Hajar Dewantoro is one of the most respected scholars in education philosophy. He stated the importance of trust earned by teachers in guiding students in their learning activities. The teacher, as the leader in the class, needs to develop mutual trust between students and teachers. Trust to teachers is strongly required by students as a foundation in developing and expanding their relationship and also social network. It is also the fundamental element in their desire to pursue higher education, for it is only through a sense of trust that student will embrace an empowering sense of freedom and pursuit the knowledge. The exercise of this freedom requires a risk on behalf of students based on the trust of their teachers and the learning experience that they provide. If students trust their teachers, they will be more able to focus on the task at hand and to work and learn more effectively. A total number of 291 senior high school students in Yogyakarta (males=147, females=144) completed an open-ended questionnaire developed for this study that asks how much they trust their teachers and the reason why they trust their teachers. The data was analyzed using indigenous psychological approach of analyzing the content of open-ended responses, categorization of the responses and cross-tabulating with demographic/background information. Results indicated that 63% of participants stated that they trusted their teachers. The main reason for trusting their teachers are as follows: they are perceived as being similar to their parents, teachers’ ability in transferring knowledge, the relationship with teacher, and their abilities of guiding students. The study concluded that trust of senior high school students was established because of views that teachers are parents that have competence in delivering knowledge and are formally established as teachers. Therefore a teacher’s behavior that similarly represents a parent’s behavior at home will produce a child’s trust and this will become the foundation for the students to learn better. read more

Causes of anger among senior high school students in Indonesia: An indigenous psychology approach

Journal Articles Jumat, 4 Februari 2022

ABSTRACT. Appraisal theorists have argued that anger is elicited when important goals have been obstructed. Using an indigenous psychology approach, the current study aims to test this premise by investigating the events that account for a person’s anger among Indonesian senior high school students. Data was collected using the anger item from the Happiness open-ended questionnaire, asking about events that make the subjects’ most angry. A total of 425 senior high school students consisting of 171 males and 254 females were involved in the study. The data was analyzed using an indigenous psychological approach by analyzing the content of the open-ended responses, categorization of the responses, and cross-tabulations with the respondent’s sex. The findings suggest that Indonesian senior high school students become angry when they their trust has been violated, insulted, encounter an unpleasant experience, and disturbance. Further analysis was conducted to identify variability upon male and female subjects. The chi square test that was run towards the variables events for causing anger and sex indicated a significant relationship (p<0.03). Male respondents were most likely to become angry when encountering unpleasant experiences while females were most likely to become angry when their trust has been violated. The findings are contrary to the notions that goal obstruction is central in eliciting anger. read more

The role of trust in shaping mother-and-child relationship: Indigenous psychological analysis

Journal Articles Jumat, 4 Februari 2022

ABSTRACT. The purpose of this study was to examine the role trust plays in shaping the parent-child relation and the reasons why children trust and distrust their mother. A total number of 507 university students (males= 140, females=367) at the Universitas Gadjah Mada completed an open-ended questionnaire that asked how much they trust their mothers and the reason why they trust and distrust their mothers. The data was analyzed using indigenous psychological approach of analyzing the content of open-ended responses, categorization of the responses, and cross tabulating. Result from these study shows that 57.63% of participants’ trust their mothers to a great extent and 33.69% of respondents largely trust their mothers. Second, there are five main categories of reasons for trusting mothers and six main categories of reasons for distrusting their mothers that have emerged. First category focuses on mother’s personal quality such as honesty and reliability. Second, what mothers are able to bring into the life being that involved mother critical role for children surviving the world, physically, psychologically, and socially. Third, what exist between the relations counts the trust existence. Fourth, the perceived figure of mother. Fifth, the role of self in deciding when to trust. The six categories for distrust suggest the unconditional trust toward mother that indicate the strong bend of trust-relation between mother and children once it is established. It reaches to the conclusion that reasons for trusting mother is much colored by the spiritual and emotional nuance, whereas honesty and reliability, empathy, give the best, closeness and consanguinity, are factors that play quite important role in the development or establishment of trust to mother. From the reasons of trust and distrust, we learned that trust can play as the modality to consider act or to relate and as a product or result and is dynamic rather than static. read more

What make teenagers happy? An exploratory study using indigenous psychology approach

Journal Articles Jumat, 4 Februari 2022

ABSTRACT. The aim of this research was to explore what make teenagers happy. The study was a survey on the total number of 467 high school students (males=198, females=269). An open ended questionnaire was used to learn what makes teenager happy. The data was analyzed using indigenous psychological approach. Preliminary coding, categorization, axial coding and cross-tabulation were run accordingly. The respondents’ answers were analyzed using descriptive analysis. Results showed that there were three elements of the source of teenager’s happiness, those are: (1) relations with others (50.1%) consisting of events concerning their families, relations with friends, and events related to love and being loved; (2) Self-fulfillment (32.67%) consists of events related to achievement, the use of leisure time, and money; (3) Relation with God (9.63%) consists of spiritual events that involve the relations between teenagers and God. This study gave the insight that family-bond remain importance. Their being teenagers does not shift the reference into peer groups, rather than that, family is the main source of their happiness. It is also concluded that all are nothing but social engagement. read more

The basis of children’s trust towards their parents in Java, ngemong: Indigenous psychological analysis

Journal Articles Jumat, 4 Februari 2022

ABSTRACT. The word among is used to describe the parent-child relationship in Javanese cultural context. Javanese is one of ethnic groups in Indonesia. According to Dewantara (1968), among consists of three nurturing components: providing affection (asih), stimulating potentials of the child (asah), and fulfilling the needs of the child (asuh). The purpose of this study was to examine the relationship between the concept of among and the development of trust towards parents. This study examines the reasons why Javanese trust their mothers and fathers. A total number of 356 Javanese students (males = 97, females = 259) at Universitas Gadjah Mada completed open-ended questionnaires, asking how much they trust their parents, and the reasons why they trust their parents. The data was analyzed using indigenous psychological approach. Preliminary coding, categorization, axial coding and cross-tabulations were run accordingly. Results show as the following: first, the students tend to trust their mothers more than their fathers. Second, trust to mothers was more on the direction of emotional bonds, whereas trust to fathers was more related to the cultural expectations. The three components of among (asih, asah, and asuh) were also found in the results of the study and appeared to be frequently stated in the responses. The study concluded that Javanese children’s trust to mother tends to base on affectional (asih) and caring (asuh) aspects, while their trust to fathers laid on teaching and modeling (asuh) aspects. Many psychologists believe that the characteristics of children’s general trust which is growing in the family context become the basis of social relation in the social interaction. It is good to know that, so parents will also have to learn the expection of their children to facilitate them growing, and eventually leading to their fruitful accomplishments of the children. Parental education in forming the basic trust for facilitating the children’s growth in the local context is something we might need to develop and construct in the future. In the long future these will contribute, to the reduction of any conflicts and social friction, which (was suspected) originated from the lack of trust between social groups. A strong foundation of trust is eventually strenthening the establishment of harmonious society under the frame of Unity in Diversity (Bhinneka Tunggal Ika), the basis of Indonesian nationalism. read more

Sadness as perceived by Indonesian male and female adolescents

Journal Articles Jumat, 4 Februari 2022

ABSTRACT. Adolescence is a transition phase filled with doubt and instability. During these transitions, some obstacles are often perceived as more intense and frequently cause adolescents to feel sad. This study was aimed to identify how male and female adolescents perceived sadness. A total number of 461 students, 273 females and 188 males, all of whom were high school students in Yogyakarta, completed an open-ended questionnaire, developed by Kim and Park (2006). The data was categorized, open-coded, axial-coded, and later cross-tabulated. Results demonstrated that females perceive negative moments as a life-lesson (30.4%), self reflection (13.9%), disruption (13.6%), life’s obstacles (8.1%), motivation (6.6%), memorable moments (6.6%), and lastly as a spiritual-lesson (2.6%). While males view sadness as a life lesson (22.9%), disruption (15.4%), self-reflection (11.2%), motivation (9.6%), memorable moments (5.9%), life’s obstacles (5.3%), and lastly as a spiritual lesson (3.2%). This result was later divided into two types of perception, the positive approach, containing life lesson, self-reflection, motivation, and spiritual lesson, and the negative approach, which are sadness as disruption, memorable moments, and life’s obstacles. This study concludes that both Indonesian male and female adolescent mainly took a positive perception on sadness as a life lesson, with only 27% of them viewing it as negative. read more

Corruption in Indonesia: An Investigation From Mental Health, Spirituality, And Leadership Perspectives

Journal Articles Jumat, 4 Februari 2022

Introduction: This article explores the phenomenon of massive corruption in Indonesia, from the perspectives of “mental health”, “spirituality”, and “leadership”. The extensive corruption in Indonesia becomes a contradiction, considering Indonesia is known as a country with largest number of Muslims in the world. Methods: This study used qualitative method through discourse analysis in trying to explain what is really happening? Why is the country that supposedly promoting religious, moral, and spiritual values; yet trapped in extensive “culture of corruption”? Why are the components of “mental health”, “spirituality”, and “leadership” important in the context of corrupt behaviors and corruption eradication efforts? What is the position of “mental health” if associated with corruption? Results: Specific behaviors of corruptors in Indonesia: repetitive pattern of lies and manipulative behavior; campaigning opposing corruption while doing it behind the curtain; smile, calm and composed, even after committing crime; showing no signs of remorse and degree of arrogance; surprised when sentenced; stating the belief in legal process, yet playing with the very same legal process. Conclusion: This study’s highlights “spirituality” as pivotal factor affecting the components of “mental health” also “leadership”; and ultimately influencing behavior of leaders. As a country with substantial “spiritual capital” of largest Muslim population in the world, it is time for “spirituality” to no longer dwell at level of “religious rituals”, but internalized deeper into values that transform behaviors of government officials/bureaucrats. read more

Indonesian Implicit Leadership Theory: Typical and Positive Leadership Prototypes for Indonesian Millennials

Journal Articles Jumat, 4 Februari 2022

ABSTRACT. Leadership studies in Indonesia tend to discuss the way leadership affects individual attitudes and behavior as well as team effectiveness. However, a more contextual and recent approach study in understanding leadership remains underdeveloped. As a preliminary, this study aims to explore the concept of Indonesia’s leadership based on local perspectives by taking into account Implicit Leadership Theory. Data were gathered by involving 404 millennials (63,6% female, 36,4% male) using an open-ended question namely “Describe three characteristics of a leader” and two scales asking participants’ perception about how typical and effective each leaders’ characteristic count for leadership. A total of 1159 responses were analyzed using thematic analysis and demonstrated four characteristics depicting prototypes of leaders namely moral (41,07%), generally-competent (29,42%), charismatic (20,79%), conscientious (8,71%). A one-way ANOVA was also conducted to compare the effect of leader’s prototypes on perception of typicality and effectiveness of leadership. There was a significant effect of leadership prototypes on perception of typical leadership at the p<.05 level for the three conditions for each of perception about how typical and effective the prototypes reflect leadership. However, at the level of prototypes, no differences were found in perceiving which prototypes were considered as more typical and effective. The descriptive scores of each prototype indicates all of the prototypes were perceived as high in reflecting typicality and effectiveness in leadership. In conclusion, all leadership prototypes emerged from the responses were perceived as both typical and effective by the participants. read more

How Do Relational and Personal Attributes Affect Trust in Adolescent Friendship: An Exploratory Model

Journal Articles Jumat, 4 Februari 2022

ABSTRACT. Trust is an important aspect in human relationship. According to previous research trust is influenced by 2 main attributes: personal (benevolence, integrity, and competence) and relational (support, closeness, and reciprocity) attribute. The study aimed to find a preliminary model to explain the association of personal and relational attributes in adolescent friendship. Two hundred and twenty participants (male=44.09% and female=55.91%) participated in the study. A survey method was used to collect the data. The design of this study was correlational design. Results from enter method in regression analysis show that six factors of personal and relational attributes influence trust at 44.5%. However, closeness had no significant influence on trust, so closeness was not included in the next analysis, the sequential analysis. The result shows that the relational attribute has higher influence on trust than personal attribute. Support and reciprocity factors which belong to relational attribute, has a higher contribution to trust in adolescent friendship than benevolence, integrity and competence – the latter three factors belonging to the personal attribute. Therefore building trust in friendship requires an emphasis on relational attributes of trust, especially that of support and reciprocity factors. read more

BENEVOLENCE, COMPETENCY, AND INTEGRITY: WHICHONEIS MORE INFLUENTIAL ON TRUST IN FRIENDSHIPS?

Journal Articles Jumat, 4 Februari 2022

ABSTRACT. Personal variables are often assumed to affect trust. In Indonesia, there are three personal variables that affect trust: benevolence, competence, and integrity. This study aims to examine the influence of these three variables on friendship relationships. The respondents of this study consists of 220 students of Universitas Gadjah Mada (44.1% male and 55.9% female). Data were collected using the Trust Scale (α = .74), the Benevolence Scale (α=.85), the Competence Scale (α = .80), and the Integrity Scale (α = .78). Regression analysis revealed that competence has no significant influence towards trust, and the role of benevolence is greater than integrity. Based on these findings we constructed regression models with benevolence as the main variable and integrity as an additional variable. As a single factor, thecontribution of benevolence is 21.4%. The addition of integrity in the regression model finds that the contribution of both variables together is 29.2%. read more

The Paradox of Integrity : Cheating Awareness Among Religious High School Student in Yogyakarta

Journal Articles Kamis, 3 Februari 2022

ABSTRACT. Cheating behavior in a school setting has become a major problem in many countries, including those with a dominantly religious population (e.g., Indonesia). This creates a paradox since previous literatures suggest eminent role of spirituality and cheating behavior in religious high school students in Yogyakarta using multi-methods approach. Self-report were distributed to a total of 691 participants using random sampling method. Participants were also given an open-ended questionnaire asking the rationale behind their past cheating behavior. The findings suggested that the role of spirituality in ethical behavior was rather contextual, such as the link between spirituality and awareness of cheating was more robust in the respondents from religious schools. It was found that the participants viewed spirituality as an internal moral compass which may in turn facilitate overt ethical behavior. read more

UNDERSTANDING GOSSIP FUNCTION IN SOCIETY THROUGH “TILIK” SHORT MOVIE

Journal Articles Kamis, 3 Februari 2022

ABSTRACT. Gossip is a daily phenomenon but largely neglected in the scientific literature. Therefore, this study aims to analyze the dynamics of gossip activities in the Tilik short movie. The theory used is the Self-Concept Enhancing Tactician (SCENT) model, which shows that a person is looking for information and evaluating that information with three objectives: self-empowerment, self-promotion, and selfprotection. The method used in this study was an interpretative qualitative approach (Denzin) to explain the function of gossip in Tilik movie. The result of this study indicates that gossip has two prominent functions: self-promotion and selfprotection. If the gossip is perceived by the gossipmongers as a downward comparison, the chance for self-promotion is higher. Meanwhile, if it is considered as a threat, individuals will protect themselves in various ways. Self-promotion involves the emotion of pride and self-protection involves the emotion of fear. This research is expected to add insight into how gossip is used in society. read more

Adaptation Process among Youths’ Migration to Yogyakarta and Bandung Cities

Journal Articles Kamis, 3 Februari 2022

ABSTRACT.Yogyakarta dan Bandung merupakan kota favorit untuk menempuh pendidikan. Ketika bermigrasi, kaum muda akan menghadapi proses adaptasi dengan lingkungan baru. Kegagalan saat beradaptasi dengan lingkungan baru akan memicu masalah psikologis seperti stres, cemas, dan gegar budaya (culture shock). Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman kaum muda dalam beradaptasi selama bermigrasi ke kota Yogyakarta dan Bandung. Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan 200 mahasiswa di Yogyakarta dan Bandung. Diskusi Kelompok Terarah (DKT) dilakukan dengan menggunakan analisis data tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, ketika kaum muda bermigrasi dan melakukan proses adaptasi, mereka cenderung mencari informasi, berinteraksi, dan menyesuaikan diri. Terdapat juga faktor predisposisi yang memengaruhi proses adaptasi kaum muda selama bermigrasi, yaitu faktor
penghambat dan faktor pendukung selama beradaptasi. Penelitian ini memberikan sumbangsih terhadap perkembangan ilmu psikologi mengenai proses adaptasi dan faktor predisposisi pada kaum muda yang bermigrasi ke kota Yogyakarta dan Bandung. Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada kaum muda yang memiliki pengalaman pertama melakukan migrasi ke kota besar. read more

Trust and Trustworthiness of Friendship Relation in Yogyakarta and Makassar

Journal Articles Kamis, 3 Februari 2022

ABSTRACT. Previous research conducted by the same authors found that personal attributes (benevolence, integrity, competence) and the relational attributes (closeness, support, and reciprocity) influence trust and trustworthiness. This paper aimed to test the proposed trust model on a new dataset while also testing for gender and regional differences. This research involved a collaboration between Universitas Gadjah Mada as a representative from Yogyakarta and Universitas Negeri Makassar as a representative from Makassar. There were 420 students that participated in this study; 157 (37.4%) men and 263 (62.6%) women. Regression analyses indicated that 42% of trust was formed by personal and relational attributes. Contrary to expectations, there were no differences in trust (p> 0.05) between females and males. However, there was a significant difference in trustworthiness (p0.05). This study provides an understanding on the importance of trust and trustworthiness in efforts to maintain pluralism, as a form of citizenship identity. read more

Rethinking intergroup contact across cultures: Predicting outgroup evaluations using different types of contact, group status, and perceived sociopolitical contexts

Journal Articles Kamis, 3 Februari 2022

ABSTRACT. Two studies were conducted to examine the relationship between three different types of intergroup contact (i.e., direct contact, extended contact, and online contact) and outgroup evaluation, and the moderating effect of group status and sociopolitical contexts across two cultural contexts. A total of 75 European Americans (majority) and 44 Chinese Americans (minority) participated in Study 1; whereas 61 Javanese (majority) and 72 Chinese Indonesians (minority) participated in Study 2. In both studies, participants completed an outgroup feeling thermometer as well as a set of questionnaires measuring intergroup contact, perceived outgroup political power, perceived outgroup economic power, perceived government support, and perceived quality of the current intergroup relations. Results from the two studies revealed that although contact was beneficial in both cultural contexts, there were notable moderators of the links between contact and outgroup evaluations. Specifically, the value of direct contact was greater for the minority group members in the United States, extended contact only mattered in a specific condition when the perceived government support was taken into account in the United States, and online contact was beneficial across group status in the Indonesian context. Overall, the findings provide evidence of the need to take into account the role of specific sociopolitical relations between the two groups in intergroup relations research. read more

Mental Health on Campus

Policy Brief Kamis, 13 Januari 2022

Kampus seharusnya dapat menjadi salah satu lingkungan yang dapat memahami kondisi mental mahasiswa, karena sebagian besar waktunya dihabiskan untuk kegiatan pendidikannya. Perlu meningkatkan interaksi yang asertif antara mahasiswa dengan dosen maupun tenaga pendidik untuk membentuk lingkungan kampus yang sehat dan aware terhadap kesehatan mental. read more

Risiko Penyandang Disabilitas dalam Bencana

Policy Brief Kamis, 13 Januari 2022

Penyandang disabilitas merupakan salah satu kelompok masyarakat yang paling berisiko dalam bencana yang berpotensi menjadi korban meninggal empat kali lebih tinggi daripada masyarakat umum (UNDRR, 2014). Penelitian – penelitian terdahulu menunjukkan dampak bencana terhadap penyandang disabilitas di Indonesia, antara lain kematian, dampak psikologis yang berkelanjutan akibat trauma dan kehilangan harta benda atau tempat tinggal. read more

KOMPETISI KE KOLABORASI: Inisiasi Kegiatan Kolaboratif Siswa antar Sekolah

Policy Brief Kamis, 13 Januari 2022

Permendikbud RI No. 22 tahun 2016 mendorong agar siswa mampu untuk menghasilkan karya yang berbasis pemecahan masalah, kemudian hal ini diperkuat dengan rancangan kebijakan dari Mendikbud RI 2019 mendorong kemerdekaan pihak sekolah untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Dengan begitu, diprediksi di masa mendatang setiap sekolah akan cenderung optimal pada bidang tertentu sehingga untuk memperoleh karya yang bersifat solutif dan terintegratif dibutuhkan kemampuan kolaborasi. Kolaborasi antar siswa yang berasal dari sekolah berbeda merupakan kegiatan yang masih belum lazim ditemui di Indonesia. Mayoritas kegiatan yang mempertemukan sekolah berbeda cenderung berorientasi pada kompetisi. Padahal, kegiatan yang bersifat kolaboratif juga perlu untuk diinisiasi. Elemen yang mendukung tercapainya kolaborasi adalah adanya rasa percaya antar individu yang terlibat (Mitchell, Ripley, Adams, & Raju, 2011), sedangkan untuk meningkatkan rasa percaya tersebut terdapat tiga faktor yakni faktor situasional, internal, dan kualitas orang asing (CICP UGM).

read more

Parent Meeting untuk Peningkatan Dukungan Emosional Orang Tua Bagi Siswa

Policy Brief Kamis, 13 Januari 2022

Dukungan emosional yang tidak maksimal kepada anak sering kali berdampak pada menurunnya prestasi akademik maupun non-akademik. Penelitian yang dilakukan Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada menemukan bahwa dukungan emosional merupakan bentuk dukungan tertinggi bagi siswa, baik terhadap prestasi akademik (70%) maupun non-akademik (60,9%), dengan sumber dukungan tertinggi dari orang tua, baik akademik (82,8%) maupun non-akademik (65,2%). Selain temuan tersebut, policy brief ini juga menjelaskan berbagai bentuk dukungan maupun pihak pendukung, serta pentingnya parent meeting yang melibatkan wali siswa dan sekolah untuk memenuhi kebutuhan emosional siswa read more

Nurturing The Family : Penerapan Asah, Asih, dan Asuh menuju Keluarga Sejahtera

Policy Brief Kamis, 13 Januari 2022

Hubungan emosional (asih) dan karakter yang baik (asah) rupanya menjadi faktor utama kepercayaan anak terhadap orang tua. Temuan tersebut mendukung pentingnya sosialisasi penerapan asih, asah, dan asuh di dalam keluarga untuk mencapai kesejahteraan keluarga. read more

Pembinaan Kesadaran Akan Aspirasi dan Potensi Diri pada Pelajar Indonesia

Policy Brief Kamis, 13 Januari 2022

Fenomena terkait ketidaksesuaian pilihan karir pemuda dengan jurusan yang dipilih semasa kuliah menimbulkan pertanyaan tentang gambaran aspirasi pelajar Indonesia. Pelajar, baik dengan latar belakang keluarga status sosioekonomi rendah maupun menengah, memiliki aspirasi di bidang keterampilan profesional (vokasional), dan tidak tertarik dengan bidang kewirausahaan. Alasan aspirasi tersebut terkait dengan pemenuhan diri, baik oleh pelajar dengan latar belakang sosioekonomi keluarga rendah (29,44%) maupun sosioekonomi keluarga menengah (29,03%). Alasan finansial justru bukan menjadi alasan yaitu hanya sebesar 3,23% pada kedua kelompok. Walau demikian, keluarga tetaplah merupakan sumber dukungan utama terhadap aspirasi pelajar. Oleh karena itu, pembentukan panduan dan program yang melibatkan orangtua perlu dipertimbangkan dalam suatu rekomendasi kebijakan. read more

Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Proses Pembelajaran SMP/MTs dan SMA/MA

Policy Brief Kamis, 13 Januari 2022

Permendikbud RI No. 22 tahun 2016 atau revisi dari Permendikbud RI No. 65 tahun 2013 dianggap sebagai langkah progresif dari pemerintah dalam menghasilkan regulasi terkait standar pembelajaran di tingkat Sekolah Dasar dan Menengah. Meskipun demikian, hal yang tampaknya belum tegas disebutkan oleh pemerintah adalah posisi keluarga dalam mendukung proses pembelajaran di tingkat Sekolah Menengah. Sedangkan, berdasarkan hasil penelitian dari CICP UGM menemukan bahwa keluarga merupakan sumber kebahagiaan remaja yaitu sebesar 35% dan pemberi dukungan emosional terhadap pencapaian akademik mereka. read more

Sosialisasi Buddy Program untuk mencegah perundungan di sekolah

Policy Brief Kamis, 13 Januari 2022

Kecerdasan emosional ternyata dapat mengurangi kemungkinan seseorang melakukan perundungan. Hal ini menjustifikasi pentingnya buddy program untuk mengembangkan empati, salah satu aspek penting kecerdasan emosional – untuk diintegrasikan dalam program anti perundungan. read more

“Berteman Tanpa Syarat” : Membangun Kepercayaan Melalui Kebaikan Hati dan Integritas

Policy Brief Kamis, 13 Januari 2022

Hubungan interpersonal menjadi hal yang penting dalam perkembangan emosi dan sosial seseorang. Suatu hubungan membutuhkan trust agar hubungan tersebut bisa bertahan dan berjalan dengan baik. Rasa percaya merupakan faktor fundamental dalam membangun suatu hubungan dan juga merupakan esensi dasar dari hubungan sosial. Kepercayaan <em<(trustworthiness) merupakan faktor utama yang memengaruhi rasa percaya. Rasa percaya dalam persahabatan berkaitan dengan kepercayaan interpersonal. Hal ini berarti bahwa kualitas persahabatan ditentukan oleh kepercayaan yang terbentuk dalam interaksi jangka panjang antar individu. Penelitian ini menemukan bahwa kompetensi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap trust. Kebaikan hati (benevolence) menjadi faktor utama yang memengaruhi trust dalam pertemanan dengan kontribusi sebesar 21,40% serta integritas menjadi faktor tambahan yang memengaruhi trust dalam pertemanan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rasa percaya lebih dipengaruhi oleh atribut personal yang meliputi kebaikan hati dan integritas. Maka dari itu, diperlukan kesadaran akan pentingnya kebaikan hati dan integritas dalam membangun kualitas persahabatan dan pertemanan yang baik. read more

Pendidikan Karakter Baik Hati sebagai Revolusi Karakter Bangsa

Policy Brief Kamis, 13 Januari 2022

Karakter seseorang dalam sebuah ruang interpersonal akan memberikan kesan dalam interaksi, khususnya dengan orang asing. Sebanyak 23.68% mempercayai orang asing karena faktor penampilan yang meliputi impresi/ kesan, meyakinkan, respon itu sendiri, dan respon positif sebelumnya. Salah satu masalah dalam membentuk jejaring adalah minimnya kemampuan untuk percaya pada impresi sehingga butuh diyakinkan agar memiliki keterpercayaan yang cukup pada orang asing. Keterpercayaan cukup dari dua komponen inti yaitu kemampuan yang dapat meliputi kompetensi dan kebajikan yang dapat meliputi kebaikhatian. Kebaikhatian ini berpengaruh terhadap kepercayaan interpersonal ketika melakukan interaksi, termasuk dengan orang yang tidak dikenal sebelumnnya. Oleh karena itu, pendidikan karakter baik hati dapat menimbulkan kepercayaan yang pada gilirannya dapat menurunkan prasangka dan mampu membentuk jejaring. read more

Menumbuhkan Kepercayaan Melalui Pendidikan

Policy Brief Kamis, 13 Januari 2022

Rasa percaya (trust) sangat dibutuhkan dalam relasi antar manusia, juga dalam pertemanan antar remaja. Namun, dari mana datangya rasa percaya? Penelitian terhadap 220 remaja berusia 17 – 21 tahun mengungkap penyebab munculnya rasa percaya di kalangan remaja yaitu atribut personal dan relasional. Dibandingkan personal, atribut relasional khususnya dukungan dan hubunghan timbal balik menjadi faktor utama yang memunculkan rasa percaya di kalangan remaja. Temuan ini menjustifikasi pentingnya sosialisasi penguatan pendidikan karakter khususnya integritas dan gotong royong yang tidak dapat terlepas dari penguatan relasi. read more

Berjuang Bersama Menyambut Buah Hati : Urgensi Cuti Kelahiran bagi Ayah

Policy Brief Kamis, 13 Januari 2022

Bukan hanya ibu, ayah juga berperan dalam mengoptimalkan perkembangan kognitif, sosial, dan emosi anak. Masa awal kelahiran adalah titik krusial untuk ayah dan anak membangun ikatan emosional sehingga dibutuhkan waktu yang intensif agar mereka dapat berinteraksi secara langsung. Akan tetapi, di lain sisi ayah bertanggungjawab untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan finansial keluarga dan waktu berinteraksi dengan anak cukup terbatas. Maka dari itu, diperlukan cuti bagi ayah saat kelahiran anak yang dalam tulisan ini akan disebut dengan istilah “Cuti Kelahiran bagi Ayah” agar interaksi secara intensif di awal kelahiran tersebut dapat dicapai. read more

Tantangan Berkehidupan di Masyarakat yang Beragam: CICP Visiting Professor 2021

Public Release Jumat, 17 Desember 2021

Jumat pertengahan November lalu (12/11) CICP baru saja menggelar acara yang berjudul CICP International Webinar: Challenges of Living in a Diverse Society. Webinar ini diselenggarakan secara daring via Zoom dengan mengundang 3 narasumber dalam negeri maupun luar negeri. Narasumber tersebut antara lain Prof. Dr. Faturochman, M.A. (Fakultas Psikologi), Dr. Muhammad Najib Azca (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) dari Universitas Gadjah Mada serta Rogelia Pe-Pua, Ph.D. narasumber dari School of Social Sciences University of New South Wales. Materi yang dibahas antara lain yaitu “Managing Diversity for Unity” oleh Faturochman, “Lessons Learned from Conflict Resolution in Indonesia” oleh Muhammad Najib Azca, dan materi terakhir dibawakan oleh Rogelia Pe-Pua yang berjudul “Australian Experience of Multiculturalism and Cultural Diversity”. Webinar ini adalah acara rutin CICP dari program umum Visiting Professor yang diadakan setiap tahunnya, tahun lalu CICP mengundang pembicara Luca Tateo Ph.D. dari University of Oslo, Norwegia. Webinar ini disambut dengan baik dan aktif oleh peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa S1, S2, S3 dan khalayak umum. [Ratri/Humas CICP] read more

Pengenalan Indigenous Psychology: Webinar oleh Direktur CICP

Kegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Jumat, 19 November 2021

Jumat (22/10) lalu Direktur CICP Haidar Buldan Thontowi, M.A. Ph.D menjadi pembicara pada webinar yang diadakan oleh Pusat Pelayanan Psikologi dan Pengembangan Karir (P4K) UIN SAIZU berkolaborasi dengan HMJ BKI. Webinar tersebut berjudul BEAUTY OF THE WORLD: Indigenous Psychology-The Diversity of Cultural Behavior. Haidar menjadi pengisi sebagai rangkaian pembukaan webinar yang diadakan oleh institusi tersebut. Pada webinar tersebut, beliau menjelaskan berbagai teori dan riset-riset seputar indigenous psychology. Indigenous psychology merupakan paradigma yang mengutamakan perspektif dan interpretasi yang lokal serta relevan dengan budaya di masyarakat tersebut. Indigenous Psychology, ilmu yang diakui di APA dengan adanya “Task Force on Indigenous Psychology” dalam Division 32 APA dengan ketua Louise Sundarajan, Ph.D. Selain itu, ia menekankan bahwa budaya asli merupakan sumber dari konsep dan teori, bukan sebaliknya. Selain itu Indigenous Psychology juga merupakan ilmu yang diakui dalam American Psychological Association (APA) dengan adanya. read more

School of Researcher Upgrading 2021 Ajang Pembekalan Kemampuan Riset Asisten Baru CICP

Kegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Jumat, 19 November 2021

Oktober ini CICP kembali mengadakan School of Researcher (SOR): Upgrading untuk meningkatkan kemampuan penelitian asisten CICP. Kegiatan ini diadakan sebanyak 5 sesi pada hari Senin, Jumat, dan Sabtu sepanjang tanggal 15 – 23 Oktober 2021. Kegiatan SOR: Upgrading diisi dengan berbagai tema diantaranya materi statistika analisis regresi, mediasi, moderasi; materi terkait penelitian dengan penggunaan data media sosial dasar-dasar python dan content analysis; serta materi penelitian kualitatif yaitu analisis koding tematik data wawancara. Pengisi dalam acara SOR: Upgrading ini antara lain Direktur CICP Haidar Buldan Thontowi, M.A., Ph.D serta para asisten aktif CICP seperti Syurawasti Muhiddin, S.Psi., M.A., Ika Hana Pertiwi, S.Psi., Kinansa Husainy, dan Yanhizbar Rotanza. Acara dilaksanakan dengan sesi penyampaian materi, tanya-jawab, serta praktik penerapan materi yang sudah didapat pada dataset/data riset. Selain itu, pada SOR ini peserta juga mengaplikasikan materi pengolahan data dengan berbagai software yang relevan seperti SPSS, Microsoft Excel, JupyterLab, Google Colab. [Ratri/Humas CICP] read more

Pendidikan, Kebencanaan, Ekonomi: Theory Building Training 2021 (From Theory to Action)

Public Release Kamis, 28 Oktober 2021

Acara rutin CICP Theory Building Training (TBT) telah berhasil terselenggara secara daring September lalu pada Jumat (24/9) dan Sabtu (25/9). TBT kali ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom dengan mengusung tema “From Theory to Action”. TBT diselenggarakan selama dua hari penuh yang diisi tiga pembicara yaitu Edilburga Wulan Saptandari M. Psi., Ph.D., Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph. D., dan Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D. read more

Kaitan Ras dan Etnis dengan Kesehatan Mental: Asisten Peneliti CICP menjadi pembicara webinar di Hari Kesehatan Mental Dunia

Kegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Kamis, 28 Oktober 2021

Pada Minggu (10/10), Junior Researcher CICP Syurawasti Muhiddin, S.Psi., M.A. menjadi pembicara dalam webinar yang diselenggarakan Lingkar Psikologi. Syura mengisi tema berjudul “Stigma dan Ketidaksetaraan Karena Ras dan Etnis terkait dengan Kesehatan Mental”. Webinar ini diselenggarakan melalui Zoom dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube. Peserta berasal dari kalangan masyarakat umum yang tertarik dengan isu kesehatan mental dari berbagai daerah di seluruh dunia. Acara ini membahas kaitan perbedaan ras dan etnis yang dapat menjadi tantangan mencapai kesehatan mental. Syura menyampaikan bahwa perbedaan ras dan etnis ini memunculkan stigma yang menghambat seseorang dalam mencari pertolongan profesional. Penolakan dari masyarakat juga menjadi hal yang tidak terelakkan dari adanya stigma buruk pada Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Syura menekankan pentingnya memahami kesehatan mental secara kontekstual. Selain itu, Indigenous Psychology sebagai studi ilmiah bersifat native dengan berbasis ide ilmu ‘dari masyarakat untuk masyarakat’’ mampu membantu menjembatani pemahaman pentingnya konteks dalam menangani isu gangguan mental di masyarakat. Pengetahuan mengenai kebudayaan setempat juga dibutuhkan untuk menanggapi isu kesehatan mental secara lokal. [Ratri/Humas CICP] read more

Berstrategi Cerdik Menulis Riset Kualitatif: CICP Talk 2021

Kegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Minggu, 11 Juli 2021

Awal Juni lalu (4/6), CICP baru saja mengadakan acara webinar CICP Talk yang kedua kalinya dengan topik “Writing Strategies for Qualitative Research”. CICP Talk ini diadakan sebagai wadah bagi peserta untuk menambah pengetahuan mengenai penelitian kualitatif berdasarkan pengalaman narasumber. Acara ini dihadiri oleh kurang lebih 100 peserta unsur mahasiswa, akademisi, maupun masyarakat umum dari berbagai perguruan tinggi dan institusi yang beragam di Indonesia. read more

Peningkatan dan Pemerataan Kemampuan Riset Asisten Peneliti CICP dengan School of Researcher dan School of Researcher: Upgrading

Kegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Sabtu, 19 Juni 2021

Pandemi tidak menghalangi kita untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri, begitu pula dalam proses pembelajaran penelitian di lingkup CICP. Tahun ini, School of Researcher (SoR) kembali diadakan dengan media daring di dalam kelas (in-class) yang ditujukan bagi seluruh asisten peneliti baru dan lama CICP. SoR kali ini diadakan secara kontinu dalam rentang 2 minggu setiap Senin dan Rabu dimulai pada Senin (19/4) hingga pelaksanaan sesi in-class terakhir pada Rabu (28/4). Minggu pertama rangkaian SoR wajib dihadiri asisten peneliti baru. Di sisi lain, minggu kedua SoR dengan format SoR: Upgrading merupakan agenda wajib bagi asisten peneliti lama (angkatan 2020 dan sebelumnya yang aktif) namun merupakan agenda yang bebas dihadiri asisten peneliti baru yang memiliki minat pada topik materi di hari-hari tersebut. read more

Presentasi Hasil Riset CICP bertemakan COVID-19 pada Seri Webinar APA

Kegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Selasa, 23 Maret 2021

Salah satu riset yang sedang berjalan di CICP di bawah Dr. Wenty Marina Minza, M.A. berjudul “Young People and Solidarity during The Covid-19 Pandemic” dipresentasikan oleh Dr. Wenty dalam acara “APA Division 52 Webinar Series” yang diselenggarakan oleh American Psychological Association (APA). Webinar ini diadakan 25 Februari lalu pukul 11 pagi waktu timur (Amerika Serikat dan Kanada) atau pada pukul 11 malam waktu Indonesia bagian barat. Acara ini dimoderatori oleh salah satu peneliti rekanan CICP di riset COVID-19 yaitu Luca Tateo, Ph.D dan juga dihadiri Giuseppina Marsico, Ph.D. read more

Presentasi Hasil Riset CICP bertemakan COVID-19 pada Seri Webinar APA

Public Release Senin, 22 Maret 2021

Salah satu riset yang sedang berjalan di CICP di bawah Dr. Wenty Marina Minza, M.A. berjudul “Young People and Solidarity during The Covid-19 Pandemic” dipresentasikan oleh Dr. Wenty dalam acara “APA Division 52 Webinar Series” yang diselenggarakan oleh American Psychological Association (APA). Webinar ini diadakan 25 Februari lalu pukul 11 pagi waktu timur (Amerika Serikat dan Kanada) atau pada pukul 11 malam waktu Indonesia bagian barat. Acara ini dimoderatori oleh salah satu peneliti rekanan CICP di riset COVID-19 yaitu Luca Tateo, Ph.D dan juga dihadiri Giuseppina Marsico, Ph.D. read more

Visiting Professor 2020: Mendiskusikan Pandemi Covid-19 dalam Ranah Akademisi

Public Release Senin, 23 November 2020

Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) telah menyelenggarakan kegiatan Visiting Professor pada 6 November 2020. Kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan bagi CICP dengan mendatangkan pembicara dari yang biasanya dikemas dalam serangkaian short course untuk mahasiswa Fakultas Psikologi UGM. Namun, berkaitan dengan adanya pandemi COVID-19, Visiting Professor kali ini diselenggarakan secara webinar melalui aplikasi video conference ZOOM yang terbuka untuk umum dan dilaksanakan secara gratis. Kegiatan ini merupakan rangkaian dies natalis Fakultas Psikologi UGM ke 56. Tema yang diangkat pada Visiting Professor 2020 berjudul “Social Psychology Perspective on Understanding Covid-19”. Pembicara yang hadir pada kegiatan tersebut adalah Prof. Luca Tateo, Ph.D. dari Department of Special Needs Education, University of Oslo, Dr. Wenty Marina Minza, S.Psi., M.A. dari Fakultas Psikologi UGM, dan Prof. Dr. Faturochman, M.A., dari Fakultas Psikologi UGM. Materi yang disampaikan merupakan hasil penelitian kolaborasi dari ketiga pembicara dan penelitian tersebut masih berlangsung. Selain itu, Visiting Professor tahun ini dibuka dengan sambutan yang dberikan oleh Prof. Kwartarini Wahyu Yuniarti, MMedSc., Ph.D sebagai Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Kerja Sama dan Haidar Buldan Thontowi S.Psi., M.A., Ph.D. selaku Direktur CICP. read more

Pembekalan Serba-Serbi Penelitian di CICP: Tahapan Akhir Rangkaian School of Researcher

Kegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Jumat, 1 Mei 2020

Rangkaian kegiatan School of Researcher (SOR) telah selesai diselenggarakan oleh Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) pada Senin (27/4). Rangkaian SOR dilaksanakan sebanyak empat kali dan mulai sesi Rabu (15/4) dilakukan secara daring. SOR dilaksanakan guna membekali anggota baru di CICP terkait dasar-dasar penelitian. Rangkaian kegiatan kali ini diikuti oleh asisten penelitian baru CICP yang sedang menempuh pendidikan S-2 di Fakultas Psikologi UGM. read more

Rangkaian School of Researcher: CICP Selenggarakan In-Class Daring Sesi Pertama

Public Release Rabu, 22 April 2020

Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) menyelenggarakan lagi program School of Researcher (SOR). Program rutin ini merupakan serangkaian kegiatan rekrutmen dan pembekalan bagi asisten penelitian baru CICP. SOR CICP Batch 1 2020 mulai diselenggarakan pada Jumat (6/3). Setelah mengalami penundaan beberapa lama akibat pandemik, rangkaian kegiatan SOR yang berupa pembekalan di dalam kelas (in-class) dimulai kembali pada Rabu (15/4) secara daring. read more

PEMBERITAHUAN PENTING!

Kegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Jumat, 20 Maret 2020

Theory Building Training (TBT) Intermediate Level 2020

Public Release Senin, 9 Maret 2020

Theory Building Training (TBT) Online 2020

Level Intermediate

 

Melakukan Pengambilan dan Analisis Data pada

Penelitian Grounded Theory dan Eksperimen Online

 

Theory Building Training (TBT) Level Intermediate merupakan pelatihan metode penelitian yang diadakan oleh Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) yang berfokus pada proses pengambilan dan analisis data. Secara umum TBT  bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mempersiapkan dan melaksanakan penelitian-penelitian dengan metode penelitian yang sesuai, dalam rangka menjawab persoalan-persoalan kekinian yang ada dalam masyarakat. read more

CICP INTERNSHIP OPEN RECRUITMENT 2020

Public Release Sabtu, 7 Maret 2020

Halo rekan-rekan S2!
Center for Indigenous & Cultural Psychology membuka pendaftaran program School of Researcher Semester Genap 2020.

Jika Kamu:
1⃣ Mahasiswa S2 Psikologi UGM
2⃣Tertarik untuk melakukan penelitian terutama penelitian berbasis indigenous dan budaya
3⃣Memiliki keinginan untuk mengembangkan diri read more

Menuju CICP yang Lebih baik Lagi: Pisah Sambut Kepala dan Pengurus CICP tahun 2020

Kegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Jumat, 14 Februari 2020

CICP baru saja menyelenggarakan acara pisah sambut Kepala dan pengurus CICP  pada Kamis (30/1). Dalam kegiatan ini, anggota CICP memberikan apresiasi atas dedikasi Kepala CICP 2014-2019, Dr. Wenty Marina Minza, M.A. dan menyambut serta memperkenalkan Kepala CICP 2020, Haidar Buldan Thontowi, M.A., Ph.D (cand.).  Acara pisah sambut ini diikuti oleh seluruh peneliti dan asisten peneliti CICP. Acara diawali dengan sambutan dari Happy Virgina P.N., S.Psi. selaku Office Manager CICP tahun 2019-2020 dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala CICP tahun 2019, Dr. Wenty Marina Minza, M.A. read more

Peningkatan Kualitas Working Paper melalui Workshop Penulisan Publikasi

Kegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Rabu, 18 Desember 2019

Workshop Penulisan Publikasi (WPP) merupakan salah satu kegiatan di CICP yang bertujuan untuk menghasilkan artikel ilmiah siap publikasi. Pelatihan ini diikuti oleh mahasiswa yang menjadi asisten penelitian di CICP. Terdapat 18 artikel yang terdaftar dalam kegiatan ini. Kegiatan WPP dilaksanakan tiga kali dengan sistem pelevelan, yaitu level 1, 2 dan 3 pada bulan Oktober sampai November 2019. Setiap level dibedakan bedasarkan kesiapan artikel ilmiah dapat dipublikasi. WPP dilaksanakan selama 2 hari dalam seminggu di Gedung B ruang B-204. read more

Kolaborasi CICP dan IUP Psikologi UGM pada International Short Course

Kegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Selasa, 19 November 2019

International Undergraduate Program (IUP) Fakultas Psikologi UGM berkolaborasi dengan Center for Indigenous and Cultural Psychology telah menyelenggarakan International Short Course pada tanggal 14-20 Oktober 2019 di Fakultas Psikologi UGM. Short course yang bertemakan “From Theory to Practice: Promoting Health and Education through Social and Cultural Psychology” tersebut mengundang tujuh pembicara diantaranya Prof. Andrew L. Geers, Ph.D yang berasal dari The University of Toledo, Amerika, Prof. Suzanne Helfer, Ph.D yang berasal dari Adrian College, Amerika, Giuseppina Marsico, Ph.D., Associate Professor dan Luca Tateo. Ph.D., Associate Professor yang berasal dari Centre for Cultural Psychology Aalborg University, Denmark, serta Prof. Kwartarini Wahyu Yuniarti, MmedSc., Ph.D, Edilburga Wulan Saptandari, M.Psi., Ph.D, dan Theresia Novi Poespita Candra, M.Si yang berasal dari Fakultas Psikologi UGM. read more

Belajar bercerita dengan konteks: Theory Building Training (TBT) Advance 2019

Kegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Jumat, 1 November 2019

CICP menyelenggarakan Theory Building Training (TBT) Advance pada Jumat-Sabtu, 25-26 Oktober 2019. TBT kali ini bertemakan “Writing Up Qualitative Research” yang diisi oleh 2 pembicara sekaligus mentor yaitu  Dr. Wenty Marina Minza, M.A. dan Edilburga Wulan Saptandari, M.Psi., Psikolog., Ph.D . Tujuan  diselenggarakannya TBT Advance Level ini adalah TBT Advance ini adalah untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menulis hasil penelitian kualitatif. read more

CICP Publication Workshop sebagai ‘’Arena’’ Pengembangan Kualitas Manuskrip Riset

Kegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Kamis, 24 Oktober 2019

Kamis dan Jumat (17-18/10) lalu, CICP baru saja menyelenggarakan acara CICP Publication Workshop yang diisi oleh Luca Tateo, Ph.D (Luca) dan Giuseppina Marsico, Ph.D (Pina) dari Centre for Cultural Psychology Aalborg University, Denmark. Workshop ini bertujuan untuk mewadahi proses pengembangan manuskrip penelitian yang berhubungan dengan topik psikologi dan budaya terutama budaya kontemporer sebagai gaya hidup (ways of thinking/being/doing). Target dari pengembangan manuskrip ini adalah manuskrip menjadi lebih matang dan layak untuk dipublikasikan di jurnal internasional terutama jurnal Culture & Psychology dan jurnal Human Arenas. read more

Open Recruitment School of Researcher Oktober 2019

Public Release Senin, 14 Oktober 2019

Persyaratan Umum:

  • Mahasiswa S1 dan S2 Psikologi UGM angkatan 2018 atau 2019.
  • Berminat melakukan penelitian
  • Berkomitmen tinggi
  • Mampu bekerja dalam tim maupun individu
  • read more

    TBT Advance: Writing up Qualitative Research

    Public Release Senin, 16 September 2019

    Syarat peserta TBT Advance: Writing up Qualitative Research

    1. Mahasiswa S2,S3 atau dosen yang memiliki data kualitatif minimal sampai koding awal atau sudah dianalisis.
    2. Diperbolehkan bagi mahasiswa s1 untuk berpartisipasi dengan syarat sedang melakukan riset kualitatif untuk kepentingan skripsi.
    3. Melakukan proses registrasi melalui link berikut ini: http://ugm.id/tbt2019

    Sekilas tentang TBT Advance : Writing up Qualitative Research

    TBT Advance : Writing up Qualitative Research adalah lanjutan dari TBT Intermediate.  TBT Advance bertujuan untuk membantu peserta dalam proses penulisan hasil analisis kualitatif ke dalam bentuk tulisan. Sesi awal akan dimulai dengan materi singkat tentang introduction to writing qualitative research dan styles in writing qualitative research. Kemudian di sesi selanjutnya, peserta akan melakukan praktik menulis dan selama training berlangsung akan dibimbing secara full oleh para mentor. Sesi terakhir dalam training ini akan diisi oleh pemberian feedback dari para mentor. read more

    Penggunaan Visual Psychological Anthropology dalam Riset tentang Kebudayaan

    Kegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Selasa, 10 September 2019

    Konsorsium Psikokultural Indonesia (KPI) baru saja menggelar Workshop berjudul Visual Techniques in Psychological Anthropology dan Screening Film TAJEN: INTERACTIVE Jumat (6/9) lalu di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Kedua acara ini diisi oleh seorang antropolog psikologi dan visual berbasis di University of California Los Angeles sekaligus sutradara film etnografi Robert Lemelson, Ph.D. Lemelson telah berkecimpung di dunia Visual Psychological Anthropology (VPA) selama kurang lebih 20 tahun dan telah memenangkan banyak penghargaan atas karya-karya filmnya seputar psikologi dan kebudayaan di Indonesia. Lemelson sebagai pembicara pada Workshop dan Screening Film mengkaji seputar konsep VPA dan penerapannya pada riset dan film tentang budaya yang ada di Indonesia. read more

    Reuni Psikologi Indigenous & Budaya dengan diadakannya The 10th International Conference of Indigenous and Cultural Psychology di Fakultas Psikologi UGM

    Public Release Kamis, 1 Agustus 2019

    Setelah 9 tahun lamanya Fakultas Psikologi menjadi tuan rumah The First International Conference of Indigenous and Cultural Psychology pada tanggal 24-27 Juli 2010 dan juga 10 tahun semenjak pendirian Center of Indigenous & Cultural Psychology (CICP) sebagai pionir di dunia dalam riset di bidang Psikologi Indigenous & Budaya, Fakultas Psikologi UGM kembali menjadi tuan rumah Konferensi Internasional Psikologi Indigenous & Budaya berjudul The 10th International Conference of Indigenous & Cultural Psychology pada 4-6 Juli 2019 lalu. ICICP yang digelar bertemakan “Mental Health, Social Harmony, National Competitiveness” ini mengundang para pembicara dari berbagai negara dan beragam bidang keahlian dalam ilmu psikologi antara lain Prof. Subandi dari Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada; Prof. Uichol Kim dari Inha University, Korea Selatan; Prof. Rosnah Ismail dari Cyberjaya University College of Medical Sciences & UMS, Malaysia; Prof. Annamaria Di Fabio dari University of Florence, Italia; Prof. Donald H. Saklofske dari Department of Psychology University of Western Ontario, Kanada; Prof. Saadi Lahlou dari London School of Economics, Inggris; Dr. Satoko Kimpara dari Palo Alto University, Amerika Serikat; Maxi Heitmayer, Ph.D dari London School of Economics and Political Science; Prof. Akira Tsuda dari Department of Psychology Kurume University, Jepang; dan Plinio Fabiani yang merupakan Director of Internal Medicine Unit, Versilia Hospita. read more

    CICP menerima kunjungan tamu dari Central University of Karnataka, India

    Public Release Jumat, 19 Juli 2019

    CICP menerima kunjungan tamu dari Central University of Karnataka, India. Kunjungan ini diterima langsung oleh Direktur CICP, Dr. Wenty Marina Minza, M.A. pada 18 Juli 2019. Adanya kunjungan dari peneliti luar negeri menjadi kesempatan berharga bagi CICP untuk memperkenalkan, mengembangkan, serta memacu aktivitas dan produk riset CICP di kancah internasional. read more

    CICP Tengah Melakukan Penelitian Tentang Kooperasi dan Kompetisi

    Public Release Selasa, 2 Juli 2019

    Penelitian tentang dinamika kooperasi dan kompetisi dalam suatu organisasi adalah salah satu topik penelitian yang dikembangkan di bawah naungan cluster Relasi Sosial CICP. Penelitian ini mencoba untuk mengeksplorasi hal-hal yang berkaitan dengan kerja sama di dalam suatu lingkungan pekerjaan, seperti perasaan yang muncul sepanjang proses kerjasama berlangsung antar individu.
    Subjek dari penelitian ini adalah para pekerja yang direkrut di beberapa kota seperti Makasar dan Yogyakarta. Saat ini tim peneliti sedang berada pada proses elaborasi data untuk dipersiapkan sebagai bahan menulis manuskrip. Mahasiswa yang terlibat pada penelitian ini diantaranya adalah Ika Adita Silviandari (S3 Intern), Zidnilma Fahmalia Hazrati (S1), Salsabila Afifa A. (S1), Putri Yunifa (S2), serta Prof. Dr. Faturochman, M.A turut serta membimbing proses penelitian ini.
    read more

    CICP Mengadakan Kegiatan Silaturahmi Bertajuk Motivasi untuk Berkarya

    Public Release Sabtu, 15 Juni 2019

    Bersamaan dengan momentum bulan Syawal, CICP menyelenggarakan sebuah kegiatan silaturahmi bertajuk Motivasi untuk Berkarya. Kegiatan ini telah terselenggara pada hari Jumat (14/6) dihadiri oleh seluruh anggota aktif CICP dari 5 cluster yang berbeda (Cluster Relasi Sosial, Cluster Culture & Identity, Cluster Spiritualitas, Cluster Social Identity & Cluster Youth & Migration). Selain sebagai wadah silaturahmi dan momentum untuk saling memaafkan, kegiatan ini juga diisi oleh kuliah singkat oleh Bapak Dr. Bagus Riyono, M.A yang menjabarkan proses penelitian sebagai salah satu cara meraih hikmah atau pertanda di belantara kehidupan manusia. Simak dokumentasi aktivitas ramah tamah kami yang berisi keakraban dan suka ria bersama. read more

    CICP Telah Menyelenggarakan Workshop Big Data

    Kegiatan yang telah dilaksanakanPublic Release Jumat, 10 Mei 2019

    Revolusi industri 4.0 menjadi sebuah latar belakang diadakan dan dimulai acara ini. Tidak dapat disangkal lagi, 4.0 sudah mulai mengubah tatanan kehidupan masyarakat, tidak terkecuali dalam kemajuan teknologi. Maha data menjadi salah satu manifestasi nyata dari teknologi. Maha data, atau lebih dikenal dengan big data, adalah sebuah teknologi baru di dunia teknologi informasi yang memungkinkan proses pengolahan, penyimpanan, dan analisis data dalam jumlah yang besar serta cepat. Peluang dalam big data inilah yang digunakan untuk menopang kemajuan ilmu pengetahuan masa kini. read more

    Theory Building Training Kembali Digelar dengan Tema Grounded Theory

    Public Release Jumat, 10 Mei 2019

    Agenda rutin Theory Building Training (TBT) baru saja terselenggara beberapa waktu lalu pada tanggal 26-27 April 2019 di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Setelah penyelenggaraan TBT tahun lalu dengan level Basic, TBT kali ini diselenggarakan dengan level Intermediate bertemakan Grounded Theory dimana peserta disarankan untuk telah memiliki dasar metodologi penelitian kualitatif. TBT Intermediate: Grounded Theory ini diisi oleh pembicara Dr. Bagus Riyono, M.A. di hari pertama dan T. Novi Poespita Chandra, M. Si. di hari kedua. read more

    Kolaborasi Riset

    Public Release Rabu, 20 Februari 2019

    Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) bersama Konsorsium Psikokultural Indonesia (KPI) membuka kesempatan bagi mahasiswa S-2 yang tertarik dengan multikulturalisme dan multietnis untuk berkolaborasi bersama kami. Kirimkan draft rencana riset (tesis) Anda ke cicp@cicp.psikologi.ugm.ac.id dan daftarkan diri Anda melalui sms dengan format KPI_NAMA_NIM_NOMOR HP ke 085328142337 read more

    Open Recruitment School of Researcher Februari 2019

    Uncategorized Minggu, 10 Februari 2019

    Persyaratan Umum:

  • Mahasiswa S2 Psikologi UGM angkatan 2018 dan 2019.
  • Berminat melakukan penelitian
  • Berkomitmen tinggi
  • Mampu bekerja dalam tim maupun individu
  • read more

    Universitas Gadjah Mada

    Alamat: Ruang D604 Gedung D lt. 6, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, Jl. Humaniora No. 1 Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta 55281 INDONESIA

    Jam Kerja: 08.00 – 16.00
    Telepon: (+62)274-550435 ext. 604
    Humas CICP: (+62)857-2868-1391
    Fax: (+62)274-550436

    Email: cicp@cicp.psikologi.ugm.ac.id

    Instagram: @cicp.ugm

    © Universitas Gadjah Mada

    KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY