• UGM
  • IT Center
  • Library
  • Journal of Psychology
  • LPPM UGM
  • UGM Mail
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Center for Indigenous and Cultural Psychology
Fakultas Psikologi, Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • Tentang CICP
    • Selayang Pandang Indigenous Psychology
    • Sambutan Direktur
    • Sejarah CICP
    • Visi dan Misi
    • Staff
    • Anggota
  • Kegiatan
    • Konferensi
    • Konsentrasi Penelitian
      • Konsentrasi Penelitian 2021
      • Konsentrasi Penelitian 2020
      • Konsentrasi Penelitian 2019
    • Kegiatan Terlaksana
    • Kegiatan Rutin
      • CICP Publication Workshop
      • School of Researcher
      • THEORY BUILDING TRAINING
    • Kegiatan Mendatang
    • Magang Internal
      • Prosedur Magang Internal (UGM)
      • Rekap Magang Internal 2018
      • Rekap Magang Internal 2019
    • Magang External
      • Prosedur Magang Eksternal (Asing dan Non-UGM)
      • Alumni Magang Eksternal
  • Publikasi
    • Jurnal
    • Working Paper Series
    • Buku
    • Policy Brief CICP
    • Artikel Lain
  • Home
  • Angkringan

Angkringan #19: “People of The Barracks”: Meta-Beliefs of a migrant community in West Kalimantan, Indonesia

  • Angkringan, Public Release
  • 3 Maret 2025, 13.38
  • Oleh : admin

 

Yogyakarta, 28 Februari 2025 – Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menggelar kegiatan “Angkringan CICP” dengan tema “People of The Barracks”: Meta-Beliefs of a migrant community in West Kalimantan, Indonesia. Ini adalah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Wenty Marina Minza, dengan Lintang sebagai asisten yang membantu dalam proses penelitian. Acara ini berlangsung secara daring, mulai pukul 15.30 hingga 16.30 WIB. 

Dalam pemaparannya, Kristoforus Lintang, yang biasa disapa Lintang, menerangkan tujuan dilakukan penelitian adalah untuk mengeksplorasi meta-kepercayaan di antara masyarakat Madura Sambas yang dimukimkan kembali di Kalimantan Barat, Indonesia, yang terkena dampak Konflik Sambas 1999. Lintang, menerangkan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi dengan Live-in selama 2 periode, Juni-Agustus dan September-Oktober tahun 2023.

Pada hasil penelitian ditemukan dua hal penting yakni “people of the barracks” dan “evil and criminal.” Istilah “orang barak” merujuk pada rumah-rumah memanjang yang seluruhnya terbuat dari papan kayu, yang disediakan oleh pemerintah yang berasosiasi terhadap status pengungsi dan stigma negatif yang mereka dapatkan. Madura sambas adalah “evil and criminal” berasosiasi terhadap penolakan oleh Madura Lokal di area Relokasi serta perlawanan pasif dari warga lokal, kekhawatiran yang dikaitkan status rentan para pengungsi.

Dalam kesimpulan, disebutkan bahwa perilaku resistensi, seperti reapprotiation meta-beliefs seringkali digunakan untuk menangkal meta-beliefs negatif.  Bentuk reappropriation hadir dalam bentuk kontra-narasi dan perilaku sehari-hari, dalam semangat superioritas moral.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Wenty memberikan banyak gambaran mengenai pengungsi serta komunitas Madura-Sambas. Selain itu, angkringan ini bisa menjadi ruang diskusi yang melibatkan akademisi dan masyarakat untuk membahas resistensi yang terjadi dalam komunitas Madura-Sambas. Acara berlangsung tertib dan diakhiri dengan baik.

Tags: SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan SDG 11: Kota dan Pemukaman yang Berkelanjutan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Extended Registration for International Summer Course 2026

Upcoming Activitiy Senin, 27 Juli 2026

📢 Great news! We’ve extended the registration deadline! Missed the previous deadline? Here’s another opportunity to join our International Summer Course 2026: Understanding Solidarity in the Global South: Cultural and Social Psychological Perspectives.

INTERNATIONAL SUMMER COURSE 2026

Upcoming Activitiy Rabu, 8 Juli 2026

  🌏 INTERNATIONAL SUMMER COURSE 2026 Understanding Solidarity in the Global South: Cultural and Social Psychological Perspectives Join participants from around the world in this fully online summer course hosted by the Center for Indigenous […].

Symposium Handbook Released

Public Release Rabu, 10 Desember 2025

We are pleased to announce that the official Symposium Handbook for the CICP Symposium and Research Dissemination 2025 is now available for download. It includes the full schedule, keynote information, presentation details, room assignments, selected […].

Selected Abstract for Symposium and Research Dissemination “Beyond the Screen: Rethinking Media and Violence”

Public Release Selasa, 9 Desember 2025

We are pleased to announce the Selected Abstracts for the Symposium and Research Dissemination themed “Beyond the Screen: Rethinking Media and Violence.” Congratulations to all presenters whose works have been selected.
Universitas Gadjah Mada

Alamat: Ruang D604 Gedung D lt. 6, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada,
Jalan Humaniora Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta 55281 INDONESIA

Jam Kerja: 08.00 – 16.00
Telepon: (+62)274-550435 ext. 604
Humas CICP: (+62)857-2868-1391
Fax: (+62)274-550436

Email: cicp@ugm.ac.id

Instagram: @cicp.ugm

© Universitas Gadjah Mada