Jum’at (18/07), sesi ketiga dari rangkaian modul 1 International Summer Course CICP 2025 “Beyond Boundaries” yang diselenggarakan oleh CICP. Psikologi dan budaya kembali disorot dengan kuliah yang dibawakan oleh cendekiawan ternama Prof. Emiko Kashima dari La Trobe University. Sesi yang berjudul “What is Polyculturalism? A New Perspective for Understanding Culture and Cultural Identity” ini mengajak para peserta untuk mengeksplorasi bagaimana budaya tidak tetap, melainkan saling terhubung dan terus berkembang.
SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh
Yogyakarta, 25 April 2025 – Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) Fakultas Psikologi UGM sukses menyelenggarakan diskusi rutin Angkringan #22 dengan tema “Kuasa dalam Relasi Pertemanan Santri” pada Jumat (25/4) secara daring melalui Zoom Meeting.
Jum’at, 14 Maret 2025 – Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) mengadakan kegiatan Jum’atan yang dikhususkan untuk internal CICP. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jum’at (14/03) pukul 09.00 hingga 11.00 WIB di Kantor CICP, Lantai 5 Gedung D, Fakultas Psikologi, Universitas Gadjah Mada. Jum’atan kali ini membahas topik mengenai Analisis Wacana Kritis atau Critical Discourse Analysis (CDA). CICP menghadirkan Lusiana Yashinta, M.Sc., Research Associate CICP, sebagai fasilitator. Lusi telah melakukan beberapa analisis CDA dalam perjalanan risetnya.
Yogyakarta, 24 Januari 2025 – Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) kembali mengadakan diskusi dalam rangkaian Angkringan ke-16 dengan tema “Psikologi Siber: Reaksi Warganet terhadap Kasus Mas Bechi.” Acara ini menghadirkan Tamu Super, Faiqal Dima Hanif, Asisten Peneliti CICP, serta moderator, Amr Yazid Pikoli.

Halo Sobat Kultur! 👋🏻
CICP kembali membuka kesempatan bagi teman-teman Fakultas Psikologi UGM yang ingin menjadi bagian dari unit kami sebagai Intern.
Beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pendaftaran, yaitu:
- Mahasiswa S1 Psikologi UGM minimal semester 4 atau Mahasiswa S2 Psikologi UGM minimal semester 2
- Memiliki minat dan komitmen kuat pada penelitian
- Menguasai dasar-dasar metode penelitian
- Menguasai dasar penggunaan Microsoft Word, Canva, dan/atau WordPress menjadi nilai tambah
Deskripsi Tugas Umum:

Jum’at (24/01), Pusat Studi Psikologi Indijinus dan Budaya (CICP) menyelenggarakan rapat besar untuk periode 2025. Rapat diselenggarakan secara hibrida, daring melalui Zoom Meeting dan tatap muka di ruangan A-215 Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Seluruh internal CICP menghadiri rapat dan berpartisipasi aktif pada diskusi perencanaan kegiatan CICP selama tahun 2025 mendatang. Beberapa hal yang dibahas, yaitu: persiapan rekrutmen untuk calon internal CICP baru, sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP), sosialisasi roadmap kegiatan mendatang, serta evaluasi kegiatan pada tahun sebelumnya.
Peneliti CICP berhasil lolos dana penelitian di International Joint Research Academy (IJRA) UGM dengan sub Pengembangan Kolaborasi Riset Internasional melalui flagship UGM Ketangguhan Sosial Budaya Masyarakat. Penelitian ini diketuai oleh Pradytia Putri Pertiwi, Ph.D melakukan studi preliminari dengan judul Vulnerability and Social Cohesion in Shared Spaces: A Cross-Country Analysis of Forcibly Displaced Rohingyas in Bangladesh and Indonesia. Penelitian ini sesuai dengan target Sustainable Development Goals (SDG) 10 : Reduced Inqualities dan SDG 16 : Peace, Justice and Strong Institution. Penelitian ini berkolaborasi dengan Randy Wirasta Nandyatama, SIP, M.Sc., Ph.D dari Fakultas Imu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM, Dr. Marta Mawarpury dari Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Prof. Dennis Dijkzeul dan Dr. Abu Faisal Md. Khaled dari Institute for International Law for Peace and Conflict – IFHV, Ruhr-University Bochum Germany.
Jum’at (29/11) lalu, Pusat Studi Psikologi Indijinus dan Budaya (CICP) telah menyelenggarakan Angkringan kelima belas berkolaborasi dengan prodi S1 Psikologi pada mata kuliah Psikologi Kebencanaan dan Krisis. Intervensi Psikososial Pengungsi Rohingya di Aceh dan Temuan Awal riset Kohesi Sosial adalah tema yang disajikan pada angkringan di penghujung November tersebut. Dilaksanakan secara daring, Angkringan CICP kali ini mengundang dua tamu spesial, yaitu Bang Al Fadhil (Direktur Yayasan Geutanyoe, Aceh) dan Kak Duma Hardiana Manurung (Asisten Peneliti CICP). Sesi Angkringan ini diawali dengan sambutan Direktur CICP, Ibu Pradytia Putri Pertiwi, Ph.D. Kemudian dilanjutkan oleh Mbak Fadhilah Sofiyana sebagai moderator sesi penyampaian materi dan diskusi. Angkringan dihadiri oleh Mahasiswa S1 Universitas Gadjah Mada, Anggota CICP, Tim Yayasan Geutanyoe dan peserta lainnya yang tertarik mengenai isu Pengungsi Rohingya.
Pada hari Rabu, 20 November 2024, Pusat Studi Psikologi Indijinus dan Budaya (CICP) kembali mengadakan Angkringan ke-14 secara hybrid bertajuk “Angkringan 14 – Breaking Barriers of Disability and Mental Health: Learning from Indonesian Deaf Communities.” Sesi yang penuh wawasan ini mengangkat tantangan kesehatan mental yang dihadapi oleh komunitas Tuli dan berbagi perspektif berharga tentang cara mengatasi hambatan terkait disabilitas dan kesehatan mental.
(28/10) Pusat Studi Psikologi Indijinus dan Budaya (CICP) menyelenggarakan Workshop Penulisan Publikasi: Konsinyasi 1 Penulisan Manuskrip. Konsinyasi tersebut dilaksanakan selama dua hari (28-29 Oktober 2024) pada pukul 08.00 hingga 17.00 WIB di Hotel Sagan Heritage.
(17/9) Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) bersama Center for Life-Span Development (CLSD) menyelenggarakan seminar internasional dengan tema “Issues in Knowledge Construction and Forms of Resistance” untuk Mahasiswa (S1, S2, dan S3) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Seminar dilaksanakan secara luring di Gedung A Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada pukul 13.00 – 15.00 WIB. Topik yang menarik ini dibahas dan didiskusikan secara mendalam bersama dua narasumber yang ahli di bidangnya. Narasumber tersebut adalah Raffaele Modugno (Mahasiswa Doktoral, Universitas Salerno Italia) dan Olivia Hardiwirawan (Mahasiswa Doktoral, Universitas Gadjah Mada).
(22/08) Center for Indigeneous and Cultural Psychology (CICP) mengikuti kegiatan Temu Ilmiah Nasional (TEMILNAS) yang diselenggarakan Ikatan Psikologi Sosial (IPS) dengan tema Social Psychology: Current and Future Trends. Temilnas XIII berlangsung selama dua hari, yaitu pada pada tanggal 21 hingga 22 Agustus 2024 di Universitas Jenderal Achmad Yani, Cimahi, Jawa Barat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh mahasiswa dan akademisi dari berbagai kampus yang ada di Indonesia. Sebanyak lima orang asisten riset CICP berpartisipasi sebagai presenter dalam “call for abstract”. Rincian mengenai presentasi dapat dilihat disini.
Pada Jumat, 26 Juli 2024, Pusat Studi Psikologi Indijinus dan Budaya (CICP) kembali menggelar acara Angkringan CICP, yang kali ini merupakan sesi kesepuluh dari rangkaian diskusi bertema “Psikologi Nusantara, Sudah Sampai Mana?” Acara ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dari pukul 15.00 hingga 17.00, dihadiri oleh 78 peserta, termasuk pelajar sekolah menengah yang menunjukkan minat besar pada topik psikologi nusantara.
CICP mengadakan workshop untuk umum tentang penyusunan policy brief selama dua hari pada 29-30 Juli 2024 pada pukul 08.00-12.15 WIB.
Hari pertama, penyampaian materi oleh Dr. Diana Setiyawati. Pemateri menyampaikan mengenai pengenalan policy brief kepada peserta, contoh-contoh policy brief, langkah-langkah penyusunan policy brief, strategi melakukan audiensi policy brief pada stakeholder, dan diakhiri dengan membuat tulisan singkat mengenai policy brief berdasarkan tiap-tiap poin sesuai format yang telah disediakan. Pemateri memberikan feedback pada beberapa tulisan untuk perbaikan policy brief yang telah dibuat oleh peserta sebelum kegiatan.