Senin (21/07)- Senin (21/07) — Dalam sesi yang menggugah pemikiran pada Summer Course “Beyond Boundaries” yang diselenggarakan oleh CICP, topik psikologi dan budaya dibahas dalam perspektif baru melalui kuliah yang disampaikan oleh Dr. Muhammad Zamzam Fauzanafi, M.A, seorang akademisi terkemuka, yang membawakan materi tentang pendekatan etnografi multisensorik di era digital, khususnya dalam penelitian antropologi. Penelitian antropologi berfokus pada konstruksi sosial terhadap indra, khususnya persepsi sensorik dalam proses sosialisasi, yang tidak terbatas pada persepsi fisik atau tubuh semata. Persepsi sensorik yang terbentuk secara sosial ini memiliki implikasi terhadap sisi afektif individu. Istilah afek dalam konteks ini mengacu pada kategori umum emosi dan sensasi yang memengaruhi cara kita memersepsi dunia dan bertindak di dalamnya, serta harus dipahami dalam kerangka tindakan sosial.
Arsip:
SDG 11: Sustainable Cities and Communities
The Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) at Gadjah Mada University held the 3rd Angkringan Workshop titled “Communal Sharing as the Foundation for Youth Solidarity Actions” on Wednesday, May 8, 2024. The workshop featured speaker Melani Jayanti, M.A., a member of the Pesantren Research Group, to present research findings and interesting discoveries related to the process of forming solidarity within youth organizations and the dynamics of intragroup relations within them.