• UGM
  • IT Center
  • Library
  • Journal of Psychology
  • LPPM UGM
  • UGM Mail
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Center for Indigenous and Cultural Psychology
Fakultas Psikologi, Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • Tentang CICP
    • Selayang Pandang Indigenous Psychology
    • Sambutan Direktur CICP
    • Sejarah CICP
    • Visi dan Misi
    • Staff
    • Anggota
  • Kegiatan
    • Konferensi
    • Konsentrasi Penelitian
      • Konsentrasi Penelitian 2021
      • Konsentrasi Penelitian 2020
      • Konsentrasi Penelitian 2019
    • Kegiatan Terlaksana
    • Kegiatan Rutin
      • CICP Publication Workshop
      • School of Researcher
      • THEORY BUILDING TRAINING
    • Kegiatan Mendatang
    • Magang Internal
      • Prosedur Magang Internal (UGM)
      • Rekap Magang Internal 2018
      • Rekap Magang Internal 2019
    • Magang External
      • Prosedur Magang Eksternal (Asing dan Non-UGM)
      • Alumni Magang Eksternal
  • Publikasi
    • Jurnal
    • Working Paper Series
    • Buku
    • Policy Brief CICP
    • Artikel Lain
  • Beranda
  • Public Release
  • Telah Berlangung Angkringan CICP #17: Stigma, Support, and Ideation About Suicide in Indonesian Twitter

Telah Berlangung Angkringan CICP #17: Stigma, Support, and Ideation About Suicide in Indonesian Twitter

  • Public Release
  • 14 Februari 2025, 11.56
  • Oleh: admin
  • 0

Kamis (30/01) Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) mengadakan Angkringan ketujuh belas dengan tema “Stigma, Support, and Ideation About Suicide in Indonesian Twitter”. Topik ini diulas bersama tamu super, Mas Afrizal Hasbi Azizy, CICP Researcher, dan moderator, Faiqal Dima Hanif.

Diskusi ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada Kamis (30/01) pukul 15.30 – 17.10 WIB. Kegiatan terbuka untuk umum dengan harapan dapat memberikan informasi baru mengenai perkembangan isu bunuh diri di Indonesia melalui media sosial, yaitu Twitter atau X.

Banyaknya kasus bunuh diri yang berkembang di Indonesia memunculkan beragam komentar di media sosial, misalnya Twitter. Cuitan warga internet (warganet) menyikapi isu tersebut dapat berupa bentuk dukungan dan stigma sebagai ekspresi emosi dan sosial.

Tidak hanya menggunakan survey dan wawancara, penelitian mengenai ide bunuh diri dapat dieksplorasi menggunakan data sekunder media sosial dengan analisis topic modelling. Mas Afrizal sebagai peneliti menemukan bahwa sikap warganet mengenai bunuh diri erat dikaitkan dengan religiusitas dan spiritual. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa perilaku bunuh diri dapat dihindari dengan mengingat Tuhan dan dosa. Sensitivitas terhadap keagamaan dan spiritual dapat menjadi faktor yang bermanfaat untuk individu yang memiliki ide bunuh diri. Baca artikel lengkapnya disini. Anda dapat melihat artikel CICP lainnya pada link ini.

Mas Afrizal menyampaikan bahwa masih banyak isu menarik yang dapat dieksplorasi menggunakan data sekunder. Beragam kajian dapat dilakukan sesuai dengan minat peneliti, seperti kajian sosial, politik, bahkan kesehatan dan psikologi klinis.

Tags: SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Alamat: Ruang D604 Gedung D lt. 6, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, Jl. Humaniora No. 1 Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta 55281 INDONESIA

Jam Kerja: 08.00 – 16.00
Telepon: (+62)274-550435 ext. 604
Humas CICP: (+62)857-2868-1391
Fax: (+62)274-550436

Email: cicp@cicp.psikologi.ugm.ac.id

Instagram: @cicp.ugm

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY