Mendudukan Posisi Psikologi Eksperimen dan Menyilangkannya dengan Psikologi Indigenous

Mendudukan Posisi Psikologi Eksperimen dan Menyilangkannya dengan Psikologi Indigenous

Public Release
Diskusi bulanan CICP pada 21 April 2016 lalu, mengangkat tema Experimental and Indigenous Psychology dengan pemateri Galang Lufityanto., S.Psi., M.Psi., Ph.D, Dalam pemaparannya, Galang berusaha mendudukkan posisi psikologi eksperimen dan persilangannya dengan psikologi indigenous. Ia memulai dari menjelaskan sejarah psikologi eksperimen dimana American Psychological Association (APA) pada tahun 1984 menganggap bahwa eksperimen adalah suatu metodologi paling mainstream di psikologi. Oleh karena itu, semakin dikembangkan laboratorium untuk menggerakkan adanya eksperimen terhadap suatu fenomena-fenomena psikologis hingga mencapai kriteria empiris.   Empirisme secara umum mempunyai beberapa kriteria berikut, diantaranya; determinisme yang bermakna adanya pola yang berulang yang dapat diamati, empirisme bermakna dapat diamati di setting natural, testabilitas yaitu ketika diuji, menghasilkan hasil yang sama dan operasionisme atau dapat dilakukan secara nyata.   Sesuai fungsinya, psikologi eksperimen merupakan metode yang disepakati dapat menunjukkan hubungan…
Read More
The Principle of Science: Membentuk Sikap terhadap Ilmu Pengetahuan

The Principle of Science: Membentuk Sikap terhadap Ilmu Pengetahuan

Public Release
“Sehingga, sebagai ilmuwan tujuan utamanya adalah mencari kebenaran. Apapun hasil penelitian Anda, itulah yang Anda sampaikan.” Diskusi Bulanan yang diselenggarakan oleh Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) UGM, pada Selasa, 29 Maret 2016 lalu, mengangkat sebuah tema yang mendasar dan penting yaitu “Prinsip-prinsip dalam Ilmu Pengetahuan (The Principle of Science)”. Diskusi bulanan yang rutin diadakan setiap bulan ini terbuka untuk berbagai kalangan dan latar belakang. Pada kesempatan tersebut, Dr. Bagus Riyono, M.A., selaku pemateri memaparkan beberapa poin penting terkait ilmu pengetahuan dan sikap seorang peneliti terhadap ilmu pengetahuan itu sendiri. Pertama, prinsip ilmu pengetahuan yang paling dasar adalah metode mencari kebenaran. Sebab, seorang ilmuwan harus selalu berniat untuk mencari kebenaran dan mendahulukan kebenaran. Dalam dunia ilmiah, kebenaran jugalah yang dicari, bukan semata publikasi penelitian demi gengsi seorang ilmuwan. Kedua,…
Read More
CICP Sabet Penghargaan Unit Pelaksana Riset Terbaik se-UGM

CICP Sabet Penghargaan Unit Pelaksana Riset Terbaik se-UGM

Public Release
Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Pratikno, memberikan penghargaan Unit Pelaksana Riset Terbaik kepada Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) pada malam anugerah penghargaan insan berprestasi UGM pada Sabtu malam tanggal 15 Desember 2012. Penghargaan yang diberikan oleh rektor ini merupakan pengakuan dari Universitas atas keberhasilan-keberhasilan dan prestasi CICP selama ini. Pada usia nya yang masih muda, CICP yang didirikan di tahun 2010 ini sudah menorehkan prestasi dengan menyelenggarakan the First International Conference of Indigenous and Cultural Psychology pada Juli 2010. CICP yang dipunggawani oleh Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.D. aktif melakukan kegiatan penelitian dengan tema Achievement, Happiness, Trust dan Self. Pada tahun 2011 kemarin, CICP melebarkan bidang kajiannya ke dalam ranah Parent-Child Relation. CICP juga aktif melibatkan mahasiswa baik S1, S2, maupun S3 dalam kegiatan penelitiannya. CICP juga…
Read More
33 Mahasiswa Berkiprah dalam Konferensi Internasional di Cina

33 Mahasiswa Berkiprah dalam Konferensi Internasional di Cina

Public Release
Sebanyak 33 mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada bertolak ke Kunming, Cina. Secara detil mereka terdiri dari 17 mahasiswa S1, 5 mahasiswa S2 Magister Psikologi, 10 mahasiswa Magister Profesi Psikologi, dan 1 mahasiswa S3 Doktor Psikologi. Duta perwakilan Universitas Gadjah Mada tersebut menghadiri the 9th Biennial Conference of the Asian Association of Social Psychology - AASP 2011 (26/07). (more…)
Read More