CICP Psikologi Mengadakan Workshop Penulisan untuk Meningkatkan Publikasi

CICP Psikologi Mengadakan Workshop Penulisan untuk Meningkatkan Publikasi

Public Release
Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada mengadakan Workshop Penulisan pada tanggal 24-25 November 2017 untuk meningkatkan publikasi. Output workshop ini merupakan draft tulisan CICP yang siap diupload sebagai Working Paper Series (WPS) di website CICP. Workshop ini diikuti oleh perwakilan dari tiap research cluster yang ada di CICP dan penulis WPS CICP yang belum menyelesaikan final draftnya. Karena progress dari tiap research cluster CICP berbeda-beda, tulisan yang dihasilkan oleh tiap research cluster pun tidak sama. Misalnya, Research Cluster Mental Health and Culture dan Research Cluster Trust yang telah menyelesaikan tahap analisis data dapat menghasilkan full paper, sedangkan Research Cluster Youth and Migration yang masih melakukan analisis data berfokus untuk menulis hasil penelitian terlebih dahulu. Penulis WPS CICP, di sisi lain, ditargetkan untuk dapat menyelesaikan…
Read More
TBT Intermediate Level: Discourse Analysis

TBT Intermediate Level: Discourse Analysis

Public Release
Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP), Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada melaksanakan Theory Building Training (TBT) Intermediate Level: Discourse Analysis pada 18-19 November 2017. TBT Intermediate Level merupakan lanjutan dari TBT level sebelumnya, yaitu TBT Basic Level. Apabila TBT Basic Level menekankan pada pengenalan lima pendekatan atau metode yang dapat digunakan untuk mengkonstruksi teori pada penelitian indigenous, TBT Intermediate Level lebih berfokus pada salah satu pendekatan, dengan pelatihan pengambilan dan analisis data yang lebih intensif. TBT Intermediate Level kali ini mengusung tema discourse analysis (analisis wacana) dengan pemateri Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA. selaku dosen di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada. Dr. Udasmoro sendiri merupakan pakar dalam critical discourse analysis. Theory Building Training (TBT) Intermediate Level pada periode ini diikuti oleh sepuluh peserta dari berbagai daerah dan…
Read More
Knowledge Sharing and Discussion “Educational Migration in Nusantara: Eastern Indonesia Student in Java”

Knowledge Sharing and Discussion “Educational Migration in Nusantara: Eastern Indonesia Student in Java”

Public Release
  Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) melangsungkan Knowledge Sharing and Discussion mengenai Educational Migration in Nusantara: Eastern Indonesia Student in Java pada tanggal 28 Oktober 2017. Narasumber pada diskusi kali ini adalah Chris Foertsch, M.A., seorang penerima Fullbright Research Fellowship dari US State Department yang akan melanjutkan studi doktoral di University of Victoria, Canada, di tahun 2018. Foertsch juga merupakan guest lecturer di Universitas Kanjuruhan Malang. Dalam knowledge sharing and discussion tersebut, Foertsch memaparkan penelitiannya di bidang antropologi mengenai migrasi anak muda yang berasal dari Indonesia Timur (Nusa Tenggara, Maluku Utara, Maluku Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Papua) ke Jawa untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Penelitian kualitatif ini menggunakan wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipan untuk mendapatkan data, serta snowballing technique untuk mendapatkan partisipan penelitian. Meskipun lokasi penelitian utama adalah di Jawa,…
Read More
Knowledge Sharing and Discussion: Cultural Perspectives on Just World Belief

Knowledge Sharing and Discussion: Cultural Perspectives on Just World Belief

Public Release
CICP (Center for Indigenous and Cultural Psychology) melangsungkan Knowledge Sharing and Discussion: Cultural Perspectives on Just World Belief pada tanggal 21 Agustus 2017 lalu. Pemateri acara tersebut adalah Phatthanakit Chobthamkit (Bryan), seorang mahasiswa S3 di University of Kent, UK, dan seorang dosen di Thammasat University, Thailand. Bryan memaparkan penelitiannya mengenai just world belief, keyakinan individu akan adanya keadilan di dunia. Dalam penelitian tersebut, Bryan ingin melihat pengaruh faktor budaya, sosial dan ekonomi terhadap perspektif individu akan dunia yang adil. Bryan sengaja melakukan penelitian di negara-negara ASEAN mengingat negara-negara tersebut tidak banyak terepresentasikan dalam penelitian-penelitian mengenai just world belief yang dilakukan oleh peneliti-peneliti sebelumnya. Karakter masyarakat di negara-negara ASEAN yang cenderung kolektivistik menjadikan banyak peneliti berasumsi bahwa general belief in a just world, keyakinan bahwa individu secara umum akan mendapatkan hasil…
Read More